Suara Denpasar – Meski ditangkap dalam kasus narkoba dan sudah ditetapkan sebagai tersangka, Kapolda Sumatera Barat, Irjen Teddy Minahasa melawan. Dia telah menyiapkan sejumlah langkah untuk membantah tudingan dia menjadi pengendali jaringan narkoba.
Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan. Dijelaskan, Irjen Pol Teddy Minahasa sempat menjalani pemeriksaan penyidik Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya pada Sabtu (15/10/2022).
Akan tetapi, pemeriksaan yang sempat berlangsung itu dihentikan atau ditunda karena Teddy Minahasa melakukan perlawanan.
"Hari ini tadi siang tepatnya, penyidik dari Direktorat narkotika atau narkoba Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan terhadap Pak Irjen TM,” jelas Endra Zulpan, Sabtu (15/10/2022) malam.
Kombes Endra Zulpan menjelaskan, pemeriksaan tertunda karena Irjen Teddy Minahasa menyatakan akan memakai jasa pengacara dari pihaknya sendiri.
"Pemeriksaan sempat berlangsung, namun tidak bisa dituntaskan atas permintaan Pak Irjen TM untuk diundur menjadi hari Senin besok, dengan alasan yang bersangkutan ingin didampingi oleh pengacaranya,” terangnya.
Endra menjelaskan, sebetulnya dari Polda Metro Jaya sudah menyiapkan pengacara. Akan tetapi, dia menolak pengacara yang diberikan secara gratis oleh pihak Polda Metro Jaya.
“Hal ini (tawaran pengacara dari Polda Metro Jaya) tidak diterima karena Pak Irjen TM ingin menggunakan pengacara dari beliau sendiri yang telah disiapkan pihak keluarga,” paparnya.
Sebagaimana diketahui, Polda Metro Jaya mengungkap jaringan narkoba yang melibatkan Irjen Teddy Minahasa. Teddy Minahasa sebelumnya baru beberapa hari ditunjuk sebagai Kapolda Jatim, dan tinggal menunggu serat terima jabatan dari Irjen Nico Avinta yang dicopot setelah Tragedi Kanjuruhan, yakni kericuhan yang berujung ratusan orang meninggal pasca pertandingan Arema FC dan Persebaya.
Setelah ditangkap, Irjen Teddy Minahasa sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dia diduga sebagai pengendali peredaran narkoba. Modusnya, Irjen Teddy meminta kepada Kapolres Bukittinggi, Dody Prawiranegara menukar barang bukti narkoba dengan tawas.
Pada Mei 2022, Polres Bukittinggi memang menangkap jaringan narkoba dengan BB 41,4 kg. Dari jumlah itu, 5 kg ditukar dengan tawas atas permintaan Irjen Teddy.
"Iya (sabu) diganti dengan tawas," ujar Mukti kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Pusat, Jumat (14/10/2022).
Kemudian sabu-sabu 5 kg itu dijual ke pihak lain. Baru 1,7 kg yang terjual, sedangkan 3,3 kg diamankan petugas Ditresnarkoba Polda Metro Jaya sebagai barang bukti.
“Irjen Pol TM selaku Kapolda Sumbar sebagai pengendali barang bukti 5 kg sabu dari Sumbar, di mana sudah menjadi 3,3 kg yang kita amankan dan 1,7 kg sabu yang sudah dijual oleh saudara DG yang telah kita tahan dan diedarkan di Kampung Bahari (Jakarta Utara),” ujar Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Mukti Juharsa kepada wartawan, Jumat (14/10/2022). (Suara.com/PMJNews)
Berita Terkait
-
Begini Cara Culas Irjen Teddy Minahasa dalam Jaringan Narkoba, Berkomplot dengan Bawahan
-
Bisnis Narkoba, Irjen Teddy Minahasa Punya Hotel: Alhamdulillah, Semua Kegiatan Birokrasi Terselenggara di Sana
-
Sosok Irjen Teddy Minahasa, Punya Hobi Harley Davidson hingga Koleksi Ratusan Keris Zaman Kerajaan
-
Susul Ferdy Sambo, Irjen Teddy Minahasa Terancam Pecat
-
Kapolri Beberkan Kronologi Penangkapan Irjen Teddy Minahasa, Ternyata Berawal dari Sini
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Emas Antam Stagnan, Harganya Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram
-
Arus Balik Lebaran 2026 Meledak, InJourney Airports Tambah Ratusan Penerbangan Ekstra
-
Tips Libur Lebaran 2026 Makin Seru: Andalkan Redmi Note 15 Series, Anti Gagal Bikin Konten!
-
AS Sodorkan 15 Poin Negosiasi Damai ke Iran, Pengamat: Donald Trump Tertekan
-
Geopolitik Memanas, BBM RI Tetap Aman Selama Mudik Lebaran 2026
-
Duh! Turis Cina Diduga Diperkosa dan Dicuri Ponselnya Usai Pulang dari Tempat Hiburan di Bali
-
Maia Estianty Open House Saat Lebaran, Sajian Ini Curi Perhatian!
-
Momen Lebaran, Harga Emas UBS dan Galeri24 Hari Ini Naik di Pegadaian
-
Vivo Y21 5G dan Y11 5G Resmi Meluncur, Baterai 6500mAh Tahan 5 Tahun dan Layar 120Hz Jadi Andalan
-
5 Langkah Sederhana Merawat Mobil Pasca Dibawa Mudik Lebaran