Suara Denpasar – Ketakutan Ketua Komnas HAM Ahmad Taufik Ferdy Sambo berkelit dalam pembunuhan Brigadir Joshua benar-benar terbukti. Dalam sidang perdana dengan agenda dakwaan dan disusul eksepsi, Ferdy Sambo malah berkelit tidak pernah memerintah menembak, apalagi membunuh.
Ferdy Sambo menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada Senin (17/8/2022). Setelah pembacaan dakwaan, Ferdy Sambo yang didampingi penasihat hukumnya, Arman Hanis dkk, mengajukan nota keberatan alias eksepsi.
Bila dalam beberapa kali pernyataan menyatakan akan bertanggung jawab atas semua yang dilakukan hingga menyeret puluhan anggota polisi hingga beberapa orang dipecat dan terancam pidana, kini Ferdy Sambo mau lepas tangan atas pembunuhan Brigadir Joshua.
Hal itu terungkap dalam eksepsi yang diajukan tim penasihat hukumnya, Arman Hanis dkk. Dalam beberapa bagian, eksepsi Ferdy Sambo bertentangan dengan dakwaan jaksa penuntut umum. Bahkan, Arman Hanis menilai dakwaan terhadap Ferdy Sambo harus batal karena disusun tidak lengkap, mengacu pada Pasal 143 Ayat 3 KUHAP.
Di antaranya perbedaan itu adalah menyangkut perintah dari Ferdy Sambo terhadap Bharada E. Dalam dakwaan JPU, Ferdy Sambo terang-terangan memerintahkan Bharada E untuk menembak Brigadir J atau Brigadir Joshua. Sambo juga disebut sempat memaksa Yosua untuk berjongkok di hadapannya.
"Ferdy Sambo langsung mengatakan kepada Korban Nopriansyah Yosua Hutabarat dengan perkataan 'jongkok kamu!," lanjut Jaksa.
Akan tetapi, tim hukum Ferdy Sambo membantah hal tersebut. Arman Hanis dkk menyebut Ferdy Sambo hanya memerintah Bharada E menghajar Joshua, bukan menembaknya.
"Terdakwa Ferdy Sambo menyampaikan kepada Richard Eliezer Pudihang Lumiu 'Hajar, Chard'," kata tim hukum Ferdy Sambo dalam eksepsinya.
Bukan hanya itu, Ferdy Sambo dalam eksepsinya yang dibacakan tim penasihat hukumnya juga membantah telah menembak kepala Brigadir Joshua. Padahal, dalam dakwaan Jaksa terungkap bahwa Brigadir Joshua tewas ditembak di kepala oleh Ferdy Sambo.
Baca Juga: Kekasih Digoda Hingga Diajak Mabuk Pria Lain, Pemuda di Kuta bakar Tiga Motor dan Satu Mobil
"Tembakan Ferdy Sambo tersebut menembus kepala bagian belakang sisi kiri Yosua," jelas JPU.
Melalui pengacaranya, Ferdy Sambo dalam eksepsi atas dakwaan JPU membantah tuduhan tersebut. Ferdy Sambo mengaku tak menembak Joshua atau Yosua di kepala. Melainkan hanya menembak ke dinding untuk menyelamatkan Bharada E.
"Kemudian secara spontan (Ferdy Sambo) mengambil senjata jenis HS yang berada di belakang punggung Nopriansyah Yosua Hutabarat lalu kemudian melesatkan beberapa tembakan ke dinding," jelas Ferdy Sambo dalam eksepsinya melalui tim penasihat hukumnya. (Suara.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Dapat Perlindungan Hukum Khusus dari Danantara
-
Kylian Mbappe Ogah Pikirkan Perebutan Top Skor Piala Dunia 2026
-
Pakai Baju Oranye dan Tangan Terikat, Roy Suryo dan Dokter Tifa Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel
-
Sensus Ekonomi 2026 untuk Apa? Ini Alasan Pemerintah Mendata Semua Jenis Usaha
-
Rupiah Melemah, Perajin handicraft Temanggung Cari Peluang di Pasar Global
-
Virgil van Dijk: Saya Rasa Dunia Luar Sedikit Meremehkan Jepang
-
Deddy Sitorus PDIP Semprot NasDem dan Demokrat: Fokus Urus Partai Sendiri yang Sedang Digerogoti!
-
Julian Nagelsmann Targetkan Jerman Sapu Bersih Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Mobil Mesin V6 Harga Mulai 30 Jutaan: Ini yang Harus Diketahui sebelum Bawa Pulang Mitsubishi Galant
-
5 Drakor Office Romance yang Wajib Ditonton, Ada See You at Work Tomorrow!