Suara Denpasar-Aksi keji dilakukan oleh seorang ibu rumah tangga di Banjar Gerbang Pasekan, Tabanan Bali. Wanita berusia 40 tahun dan berstatus sebagai seorang janda itu mengikat dua anaknya menggunakan rantai.
Bocah DH berusia 6 tahun dan adiknya DS berusia 3 tahun diikat menggunakan rantai pada kaki dan leher. Rantai itu kemudian diikatkan pada kusen jendela rumah mereka.
Kini pelaku itu itu sedang menjalani pemeriksaan oleh Unit PPA Polres Tabanan, Bali. “Pelaku diduga melakukan dugaan tindak pidana kekerasan anak di bawah umur sebagaimana diatur pasal 80 ayat 1 dan ayat 4 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak,” kata AKBP Ranefli Dian Candra, Senin (24/10/2022).
Dijelaskan AKBP Ranefli, pelaku telah diamankan pada Minggu (23/10/2022) di kediamannya. Dari pemeriksaan polisi, pelaku mengaku tega merantai kaki dan leher dua anaknya karena kedua bocah malang itu dianggap nakal.
Sehingga pelaku berharap dengan dirantainya kaki dan tangan, kedua anaknya itu akan jera. Sebelumnya peristiwa ini terungkap saat seorang tetangga bernama Sunardi Wahyu Putra, 60 melintas di depan rumah itu saat hendak ke masjid.
Dia lalu mendengar suara tangisan dan teriakan kedua bocah malang itu. Sontak saja dia lalu memanggil warga lainnya untuk masuk ke dalam rumah itu dengan cara melompat tembok.
mereka terkejut ternyata dua bocah itu sedang dirantai kaki dan lehernya. Yang makin menyedihkan, saat itu keduanya dalam kondisi tak mengenakan baju dan celana.
Mereka hanya mengenakan pampers saja dalam kondisi kedinginan. Kejadian itu kemudian langsung dilaporkan ke aparat kepolisian.
Baca Juga: Komnas HAM Skak Polri, Hasil Lab Tegaskan Gas Air Mata Biang Kerok Tragedi Kanjuruhan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
BMKG: Kalbar Masuk Waspada 6-12 April, Hujan Turun Tapi Risiko Karhutla Meningkat
-
Profil Brian Ardianto, Jebolan MasterChef Indonesia 5 yang Meninggal Dunia Hari ini
-
Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India
-
Viral Perempuan Muda Masturbasi Saat Tepergok Mencuri, Pura-Pura Jadi ODGJ
-
Tak Pikirkan Tim Lain, Beckham Putra Fokus Sisa Delapan Laga Sisa
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Absen 10 Tahun, Ahmad Dhani Grogi Jadi Juri The Icon Indonesia
-
Kemnaker: Perusahaan Aktif Sertifikasi Magang, Dapat Reward dan Prioritas Program
-
Usai Kalahkan Semen Padang, Bojan Hodak Pelajari Kekuatan Bali United
-
7 Eye Cream untuk Mata Panda dan Kerutan, Siap Tampil Segar