Suara Denpasar – Pertanyaan publik mengapa artis Nikita Mirzani bisa ditahan atas laporan pencemaran nama baik yang dilayangkan Dito Mahendra akhirnya terungkap. Ternyata, Nikita Mirzani dijerat menggunakan pasal berlapis.
Sebagaimana diungkap Kasi Intel Kejari Serang yang juga jubir Kejari Serang, Rezkinil Jusar, disebutkan bahwa Nikita Mirzani dijerat dengan beberapa pasal terkait pencemaran nama baik sebagaimana diatur dalam UU ITE dan KUHP.
Pasal yang disangkakan kepada Nikita Mirzani adalah Pasal 27 Ayat 3 juncto Pasal 45 Ayat 3 atau Pasal 36 juncto Pasal 51 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau pasal 311 Ayat 1 KUHP.
Berikut bunyi pasal-pasal yang menjerat Nikita Mirzani hingga dia ditahan Kejari Serang:
Pasal 27 Ayat 3 UU ITE
Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.
Pasal 45 Ayat 3 UU ITE
Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/ atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 tahun dan/atau denda paling banyak Rp750 juta.
Pasal 36 UU ITE
Baca Juga: Dedi Mulyadi Naik Angkot Datangi Sidang Perceraian Jadi Sorotan Warganet
Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 sampai dengan Pasal 34 yang mengakibatkan kerugian bagi orang lain.
Pasal 51 Ayat 2 UU ITE
Setiap orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 36 dipidana dengan pidana penjara paling lama 12 tahun dan/atau denda paling banyak Rp12 miliar.
Pasal 311 Ayat 1 KUHP
Barangsiapa melakukan kejahatan menista atau menista dengan tulisan, dalam hal ia diizinkan untuk membuktikan tuduhannya itu, jika ia tiada dapat membuktikan dan jika tuduhan itu dilakukannya sedang diketahuinya tidak benar, dihukum karena salah memfitnah dengan hukuman penjara selama-lamanya empat tahun.
Sebelumnya, Nikita Mirzani ditahan Kejari Serang saat dilakukan pelimpahan tahap II (berkas dan tersangka), Selasa (25/10/2022). Saat akan dijebloskan ke tahanan Nikita teriak-teriak. Walau begitu akhirnya dia tetap ditahan dan dititipkan di Rutan Kelas IIB Serang untuk 20 hari ke depan.
Penahanan Nkita Mirzani pun sempat dikritikguru besar Unair, Prof Henri Subiakto yang mengatakan pelanggaran Pasal 27 Ayat 3 UU ITE tidak bisa ditahan.
Begitu juga disampaikan advokat Hotman Paris yang mempertanyakan pasal apa saja yang dipakai untuk menjerat Nikita Mirzani sehingga ditahan. Padahal Pasal 27 Ayat 3 UU ITE ancamannya hanya 4 tahun penjara, sedangkan ancaman di bawah 5 tahun tidak boleh ditahan.
"Maka saya mau mempertanyakan kepada kejaksaan, selain pasal 27 ayat 3 apakah ada pasal lain yang dituduhkan kepada Nikita Mirzani," kata Hotman Paris. (Suara.com)
Berita Terkait
-
Jawaban Telak Jaksa Kenapa Nikita Mirzani Ditahan, Ternyata Terancam 12 Tahun, Hotman Wajib Baca!
-
Tak Ada Perlakuan Spesial untuk Nikita Mirzani Dalam Rutan Serang, Yakin?
-
Melaney Ricardo Ngaku Selingkuh? Kalau Sebut Cowoknya, Pasti Kaget!
-
Anak-anak Nikita Mirzani Tak Tau Ibunya Ditahan, Kalau Lolly? Manajer Ungkap Hal Ini: Kalaupun Dikasih Tau...
-
Nikita Mirzani Tak Mau Makan Hingga Alami Gangguan Pencernaan, Imbas Ditahan?
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Smoke Screen: Thriller Psikologis tentang Manipulasi dan Pengkhianatan
-
Perang! Pakistan Klaim Serangannya Menewaskan 133 Tentara Afghanistan
-
25 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 27 Februari 2026: Klaim Pemain OVR 117 dan Ribuan Gems Gratis
-
7 Fakta Mahasiswi UIN Suska Riau Dibacok Mahasiswa Jelang Skripsi
-
Motorola Luncurkan Program Beta Android 17 untuk Moto Edge 2025 dan G57
-
Cara Membuka Pola HP yang Lupa, Lengkap dan Mudah Dipahami
-
Maarten Paes Bantah Jordi Cruyff Sosok Penentu Kepindahannya ke Ajax
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
Calvin Verdonk Ukir Sejarah Usai Lille Berhasil Lolos ke 16 Besar Liga Europa
-
Dwi Sasetyaningtyas Bangga Anak Berpaspor Inggris, Emang Boleh Ortu WNI Pilihkan Anak Jadi WNA?