Suara Denpasar - Kabar penahanan artis sensasional Nikita Mirzani hingga kini masih menjadi buah bibir.
Adapun penahanan yang dialami oleh Nikita Mirzani itu merupakan buntut dari kasus pencemaran nama baik yang dilayangkan oleh Dito Mahendra.
Dea Hanifah, manajer Nikita Mirzani mengatakan bahwa dirinya mengantarkan sejumlah perlengkapan untuk Nikita di Rutan Serang, Banten.
"Nganterin baju, obat, buku," ujarnya dikutip dari YouTube KH Entertainment.
Dea mengaku bahwa Nikita Mirzani sedang mengalami susah buang air besar (BAB), sehingga memerlukan obat.
"Dia susah pup, jadi tadi minta bawain obat pencahar," sambungnya.
Ia juga menjelaskan bahwa ibu dari 3 anak itu memang mengalami susah BAB ketika sebelum ada kejadian tersebut.
"Emang dia dari lama, jadi sebelum kejadian ini memang dia udah susah pup gitu," katanya.
"Sebelumnya memang pernah minta beliin obat pencahar perut," lanjutnya.
Baca Juga: Detik-detik Ambu Anne Tampak Tak Acuh saat Kang Dedi Mulyadi Menyodorkan Tangannya untuk Salaman
"Udah lama sih udah kayak seminggu yang lalu," pungkas Dea.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
3 Rekomendasi Makanan Pembuka Buka Puasa Agar Tubuh Tak Syok
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Dari Era 800-an, Ratusan Golok Dipamerkan di Bogor Menuju Warisan Dunia UNESCO
-
Polisi Bongkar Penyelundupan Ganja 15,5 Kg dari Jakarta Hingga Pamulang
-
Cukup Ganti Lantai, Rumah Langsung Terlihat Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri
-
Kasus Pengoplosan Elpiji 3 Kilogram di Bangka Terungkap, Bagaimana Pengawasan Distribusinya?
-
Meriah! Warga Cipadung Sukaresmi Gelar Turnamen Bulutangkis Gendongan Unik
-
CEK FAKTA: Purbaya Laporkan Puan Terkait Korupsi Uang Ratusan Triliun, Benarkah?
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama