Suara Denpasar - Mencuatnya peristiwa penahanan artis sensasional Nikita Mirzani, kini sedikit demi sedikit mulai terkuak.
Nikita Mirzani ditahan di Rutan Serang Banten lantaran dirinya terjerat kasus pencemaran nama baik yang dilayangkan oleh Dito Mahendra.
Hal ini kemudian menjadi tanda tanya bagi pihak Nikita sebab menurut mereka belum ada keadilan.
Diungkapkan oleh manajer Nikita Mirzani, Dea Hanifah pada saat menjenguk Nikita di Rutan Serang.
Dea mengaku bahwa dirinya dan Nikita tidak mengenal Dito Mahendra.
"Aku, Niki, sebetulnya sudah gusar, karena permasalahannya itu tuh kita nggak kenal orang ini (Dito Mahendra)," ujar Dea dilansir dari YouTube Crazy Mikmir REAL.
Ia juga mengatakan bahwa ada ancaman yang diterima dari pihak Dito.
"Tapi kita juga menerima sedikit ancaman-ancaman dari mereka, tapi kita tidak pernah berbicara," sambungnya.
Tak sampai disitu, Dea juga mengaku bahwa pihak Nikita hanya bersabar dan berharap tentang keadilan.
Baca Juga: Nyesek! Bupati Purwakarta Sebut Dedi Mulyadi Melanggar Syariat Islam, Hingga Berujung Digugat Cerai
"Ya kalo kita sebenarnya kayak sabar aja, jalanin aja, cuman yang kita harap keadilan itu pasti ada," katanya.
Lebih lanjut, Dea mengaku ada teror dari pihak Dito kepada pihak Nikita.
"Karena masalahnya tuh karena kejadian ini, sebetulnya tuh muncul berawal dari ketika kita mulai diteror,' tukas Dea.***
Berita Terkait
-
Nikita Mirzani Ditahan, Elza Syarief: Sudah Sesuai Prosedur, Tak Ada yang Kebal Hukum
-
Terbongkar! Alasan Nikita Mirzani Speak Up Hingga Berujung Dibui Dito Mahendra: Nggak Butuh Satu Bulan Jadi Tersangka!
-
Langkah Dito Mahendra Bikin Taubat, Nikita Mirzani Kini Rutin Sholat Dhuha dan Lakukan Ini Bersama 8 Tahanan Lain
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF