Suara Denpasar - Gugatan kembali dilayangkan WALHI Bali terhadap Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Bali (DKLH Bali) Bali di Komisi Informasi Bali, Jumat (28/10/2022).
Penyebabnya, dokumen Studi Kelayakan pembangunan Terminal LNG Sidakarya, khususnya terkait pemipaan yang akan dilakukan di bawah hutan mangrove dan surat perjanjian kerja sama antara DKLH Provinsi Bali dengan PT.DEB terkait proyek Terminal LNG Sidakarya ternyata belum diberikan.
WALHI selaku Pemohon diwakili oleh I Wayan Adi Sumiarta, S.H., M.Kn Komita Kerja Advokasi Lingkungan Hidup Bali (KEKAL Bali) bersama Made Krisna Dinata, S.Pd selaku Direktur WALHI Bali. Dari pihak termohon dihadiri I Ketut Subandi bersama staf dari Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Provinsi Bali.
Dalam persidangan tersebut, DKLH Bali memberikan banyak alasan kenapa dokumen yang diminta WALHI Bali belum diberikan dan meminta waktu untuk melakukan mediasi dengan WALHI. I Ketut Subandi menyampaikan dokumen yang diminta WALHI belum diberikan karena untuk Studi Kelayakan Terminal LNG masih harus koordinasi terlebih dahulu dengan pimpinan pusat. Untuk Perjanjian Kerjasama antara DKLH Bali dengan PT. Dewata Energi Bersih (PT. DEB), masih menunggu koordinasi dengan pihak PT DEB.
Atas hal tersebut, Adi Sumiarta menanggapi bahwa seharusnya koordinasi dengan pihak terkait tersebut dilakukan saat WALHI mengirimkan surat permohonan informasi publik, bukan saat baru digugat oleh WALHI.
Padahal ada banyak waktu yang bisa digunakan untuk melakukan koordinasi dengan pihak terkait.
Melihat hal tersebut, Adi Sumiarta menduga alasan-alasan tersebut disampaikan untuk mengulur-ulur waktu WALHI mengetahui dokumen tersebut.
"Menurut saya terlalu banyak alasan dan mengulur-ulur waktu”, tegas Adi Sumiarta.
Lebih lanjut, Adi Sumiarta juga menyampaikan WALHI menerima tawaran mediasi dengan DKLH Bali, walaupun dia merasa bahwa upaya yang dilakukan DKLH Bali diduga untuk mengulur-ulur waktu saja. “Sidang selanjutnya adalah mediasi” tegas Adi Sumiarta.
Made Krisna Dinata, S.Pd. selaku Direktur Walhi Bali menjelaskan bahwa pihaknya penting untuk mendapatkan dokumen Studi Kelayakan Pembangunan Terminal LNG Sidakarya, khususnya Studi pemipaan yang akan dilakukan di bawah mangrove yangmana hal tersebut dilatarbelakangi oleh statmen Kepala Dinas DKLH Provinsi Bali di beebagai media terkait model tersus dan aktivitas pemipaan yang akan dilakukan di bawah mangrove sebelum KTT G20, berangkat dari statmen Kepala DKLH Bali tersebut maka hal tersebut menjadi dasar pihaknya meminta informasi publik berupa studi kelayakan.
Selain itu permohonan informasi publik terkait perjanjian kerjasama antara DKLH Bali dan PT. DEB penting dibuka karena itulah yang menjadi dasar dibangunnya Terminal LNG di Kawasan Mangrove Tahura Ngurah Rai.
“Maka penting kemudian masyarakat atau publik, dan kami yang sedang consern dalam perlindungan mangrove dan advokasi pembangunan Terminal LNG di Kawasan Mangrove dan Pesisir Sanur ini tau akan kajian-kajian pembangunan tersebut yang dimana proyek ini akan berdampak pada banyak orang,” tukasnya. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Baru 25 Menit Spanyol Pesta Gol ke Gawang Arab Saudi, Mikel Oyarzabal Borong Gol
-
Nagelsmann Jadi Bahan Omongan Gegara Pakai Jam Tangan Mewah Saat Jerman Tekuk Pantai Gading
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Coach Timo dan Jacksen F. Tiago Turun Gunung Cari Bakat Sepak Bola Putri di Women's Soccer Trilogy
-
Terjebak Rob Bertahun-tahun, Warga Kendal Dicarikan Tempat Tinggal Baru
-
Beda Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki, Jangan Sampai Keliru Memilihnya
-
Review Film Cocktail 2: Racikan Ego, Kesetiaan, dan Badai Asmara di Sisilia
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
7 HP 5G Murah Terbaik Juni 2026: Usung Chipset Kencang, Libas Game Berat