Suara Denpasar - Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo memberi instruksi keras kepada anggotanya agar memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan benar. Dia juga meminta anggota Polri jang melakukan ghosting masyarakat.
Hal ini disampaikan Kapolri kepada 121 peserta Sespimti Dikreg ke-31 dan kepada 225 peserta pendidik Sespimmen ke-62 tahun 2022. Dia meminta agar anggotanya tidak melakukan ghosting terhadap laporan masyarakat. Kapolri meminta agar anggotanya tidak takut dan ragu untuk melakukan hal yang terbaik untuk masyarakat.
"Saya berpesan agar ilmu yang sudah didapat selama pendidikan terus diaplikasikan dengan baik dalam menghadapi berbagai tantangan dan ujian di lapangan. Jangan pernah takut dan ragu untuk melakukan hal yang terbaik untuk masyarakat," tulis Listyo Sigit pada akun instagram @listyosigitprabowo
Sigit menyampaikan bahwa sampai saat ini diri-nya masih menerima banyak laporan dari masyarakat karena laporan dari masyarakat tidak dilayani secara baik oleh Kapolres dan Kapolda.
"Ditelepon handphonenya di-reject, ditelepon diangkat kita marah-marah, kesan pelapor terhadap kita menjadi semakin negatif. Jadi kalau bahasa gaulnya itu jangan ghosting," lanjut Listyo Sigit.
Selanjutnya Listyo Sigit berpesan agar anggotanya menunjukkan kesungguhan, transparan, rasional dan dapat diterima logika publik dalam memberikan pelayanan terhadap suatu laporan masyarakat.
"Ini yang harus rekan-rekan lakukan karena dari keempat strategi tersebut maka yang berkorelasi yang paling kuat terhadap peningkatan kepercayaan publik adalah procedural justice," ucap Sigit dalam video tersebut. (*/Aryo)
Berita Terkait
-
Unggah Video Kapolri, Kalimat Krishna Murti Banjir Pujian, Sekarang Jadi Polisi di Indonesia...
-
Sikat Polisi Kotor, Kapolri: Ibarat Emas, Polri Sedang Disaring Jadi Emas 24 Karat, Krishna Murti Bereaksi
-
Jenderal Krishna Murti Senang Kapolri Sudah Bisa Tersenyum, Ungkap Watak Asli Jenderal Listyo Sigit Prabowo
-
Kapolri pun Dibohongi Ferdy Sambo: 'Kamu Nembak Nggak, Mbo?' Dijawab 'Siap, Tidak, Jenderal!'
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Lebih dari Modal Usaha, PNM Bantu Mimpi Anak Nasabah Lewat Bantuan Pendidikan
-
IM3 Tak Lagi Jual Koneksi Saja, Airena Kreatif Bawa AI dan Adobe ke Bisnis Kreator hingga UMKM
-
Dor! Akhir Pelarian Begal Sadis Lampung Utara yang Tembak Perut Pelajar
-
18 Kode Redeem FC Mobile Aktif 29 Agustus 2026, Kesempatan Dapat Pemain OVR 118 dan Koin Gratis
-
Nenek Suhaena Ditemukan Hangus Terbakar di Ladang Sunyi Sumenep
-
7 Cara Membersihkan Inner Pot Keramik Rice Cooker agar Awet, Jangan Asal Cuci
-
Sabtu Pagi Berselimut Polusi, Jakarta Kembali Masuk Daftar Kota dengan Udara Terburuk Dunia
-
Saatnya Ganti Provider agar Dunia dalam Genggaman
-
20 Kode Redeem FF Terbaru 29 Agustus 2026: Klaim Skin Langka dan Diamond Gratis
-
Pasca-Penggerudukan, Pihak Yayasan SDI Pembangunan Pamulang Laporkan Rektor UIN Jakarta ke Polisi