Suara Denpasar- Kang Dedi Mulyadi tidak bisa terlepas dengan aksesoris yang selalu dipakai, yakni iket kepala atau ikat kepala yang selalu dipakai di manapun berada jika keluar rumah.
Iket kepala ini bahkan selalu menjadi ikon dirinya di acara-acara formal selama menjabat sebagai wakil dan Bupati Purwakarta dua peridode hingga kini menjadi anggota DPR RI.
Bukan tanpa sebab kenapa pria yang kini digugat cerai Anne Ratna Mustika ini mengenakan iket kepala tersebut.
Kang Dedi pun akhirnya menjelaskan awak mula dirinya mengenakan iket kepala yang menjadi bagian tradisi warga di Sunda tersebut.
Kang Dedi Mulyadi menyebutkan jika iket kepala adalah lambang kehormatan, lambang kepemimpinan bagi seorang pria.
Dia pun menjelaskan jika sudah rutin mengenakannya hampir 20 tahun lamanya.
"Saya mulai pakai iket pertama kali saat jadi wakil bupati, gak tahu, gak ada yang nyuruh, semua saya lakukan alamiah, sehingga kemana-mana saya pakai iket," kata Kang Dedi Mulyadi seperti dilihat di akun youtube KDM Chanel, dikutip pada Senin (31/10).
Sejak saat itu dirinya selalu mengenakan iket dalam acara-acara pemerintahan dan non pemerintahan.
"Saya pejabat pertama yang pakai iket, sampai saya dikasih gelar si cepot, sampai dikatain pakai iket musrik, pakai iket kafir, tambah lagi saya nyebutin sampurasun," ungkapnya.
Tudingan itu ia alami bertahun-tahun selama dirinya menjabat sebagai wakil Bupati sampai menjadi bupati dua periode lamanya.
"Tapi biasa saja, dimusrikin, dikafirin, karena kemusrikan dan kekafiran itu Allah yang menentukan, bukan orang yang menentukan, orang tidak bisa menentukan hanya dari kulitnya saja, merasa dekat dan tidak kan saya yang merasakan, bukan kamu bro," imbuhnya.
Karena itu dia pun tidak mempedulikan tudingan dari lawan-lawan politiknya soal mengenakan iket kepala tersebut.
"Saya pakai iket trus kemana-mana, sampai disebut pejabat yang melanggar tata etika birokrasi, ah gak papa," urainya.
Saat itu dirinya memiliki kebiasaan keliling kampung sambil mengenakan iket kepala terus menerus.
"Saya maunya dipanggilnya akang bukan bapak, akang saja biar dekat, biar gak ada lagi sekat antara pejabat dan rakyatnya," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Top 3, Nikita Mirzani Terancam 12 Tahun, Kang Dedi Mulyadi Lepas Iket Kepala, hingga Nathalie Holscher Move On dari Sule
-
Kang Dedi Digugat Cerai, Bupati Purwakarta Diduga Pakai Mobil Plat Palsu Saat ke Pengadilan
-
Kang Dedi Mulyadi Singggung Kehormatan Perempuan Sunda, 'Kancingnya Lepas oleh Tangan Orang Lain'
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Drama Spring Fever, Drama Romcom yang Memberikan Banyak Pelajaran Kehidupan
-
Stylish buat Traveling, Intip 4 Ide OOTD Warna Hitam ala Kazuha LE SSERAFIM
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Analisa Kekuatan Penuh Didier Deschamps Hadapi Irak, Norwegia, dan Senegal, Welcome Back Manu Kone
-
Tangis Keluarga Pecah, 11 Korban Bus ALS Akhirnya Teridentifikasi Melalui DNA
-
Perbedaan Mencolok Film Joker dan Sekuelnya, Keduanya Lagi Tayang di Netflix
-
Tayang 2027, Anime GATE 2 Rilis Key Visual Baru dan Proyek Lagu Penutup
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi
-
Pembuang Sampah di Palembang Bisa Disuruh Bersihkan Masjid, Efektif Bikin Jera?