Suara Denpasar - Kematian Filep Karma mengundang simpati masyarakat Papua. Seperti dipantau dari siaran langsung akun Facebook Aliansi Mahasiswa Papua-AMP, ratusan warga Papua berkumpul untuk menjemput jenazah Filep Karma, aktivis kemerdekaan Papua.
Mereka berkumpul untuk menjemput jenazah aktivis tersebut di Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura. Rencananya jenazah Filep Karma akan dijemput dan dibawah ke rumah duka di Dok 5 Jayapura.
Tampak dalam video siaran langsung tersebut seorang yang menjadi koordinator meneriakan yel-yel yang kemudian disambut massa aksi yang berkumpul di tempat itu.
"Hidup Filep Jacob Karma. Hidup Filep Jacob Karma. Hidup perjuangan Papua. Papua merdeka," teriak massa aksi.
Orang yang menjadi koordinator tersebut mengajak massa aksi untuk menghantarkan jazad Filep Karma dengan damai dan bermartabat.
"Oke, orang tua sudah pergi, kita akan mengantarkan dia dengan tenang, dengan damai dan bermartabat," ucap pria tersebut.
Mereka akan melakukan pawai menggunakan kendaraan menuju Rumah Sakit Bhayangkara tempat jazad Filep Karma disimpan.
"Yang ada motor ambil posisi di depan, nanti kita akan baku ikut dengan jenazah dan langsung ke rumah duka," lanjutnya.
Koordinator meminta agar tidak ada yang keluar dari jalur pawai dan harus satu komando.
"Tidak ada yang tambah suara. Tidak ada yang gerakan kiri-kanan. Harus kita dalam satu komando menghargai beliau," ucapnya.
Sampai berita ini diturunkan seperti terpantau dari siaran langsung tersebut massa aksi sedang bergerak menuju Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura. (*/ Aryo)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Kementerian PU Uji Coba Pengaliran Air di Daerah Irigasi Jambo Aye
-
5 Brand Parfum Lokal Anti Mainstream, Wajib Masuk Koleksi!
-
4 Moisturizer Lokal Licorice untuk Wajah Cerah dan Lembap Sepanjang Hari
-
Nia Ramadhani Akhirnya Klarifikasi Isu Cerai dengan Ardi Bakrie
-
3 Fakta Tragedi Sungai Ponorogo, 4 Bocah Bersaudara Tewas Tenggelam!
-
Pendidikan Tanpa Ketegasan: Dilema Jadi Guru di Zaman Mudah Tersinggung
-
Holding Mitra Mikro Perluas Inklusi Keuangan Lewat 430 Ribu Agen BRILink Mekaar
-
BPS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11 Persen Sepanjang 2025 di Tengah Tekanan Global
-
Minyak Goreng 'Minyak Kita' Langgar HET di Sulsel? Satgas Saber Bongkar Temuan Mengejutkan
-
Angkot Tua Bapak