/
Rabu, 02 November 2022 | 22:05 WIB
Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel

Suara Denpasar – Muhammad Dafi, anak ketiga Mang Agus, pemulung yang ngekos di Desa CItalang, Kecamatan Purwakarta, akhirnya bersekolah. Kang Dedi Mulyadi mengantarkan Muhammad Davi ke SDN 2 Citalang. Saat sampai di sekolah, Kang Dedi langsung dipeluk guru di sana.

Perjalanan Kang Dedi bersama Mang Agus mengantarkan Muhammad Dafi ke sekolah ramai jadi tontonan warga. Warga begitu antusias ketika tahu Kang Dedi Mulyadi datang. Bukan sekadar anggota DPR RI yang juga mantan bupati Purwakarta dua periode, Kang Dedi juga amat dikenal karena aktif lewat kanal Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel.

Dalam tayangan di youtube-nya, terlihat Dafi belum berseragam, jalan kaki dari kosnya menuju sekolah. Sesampainya di sekolah, terlihat banyak sampah dari jajanan dibuang sembarangan.

“Anak-anak sekolah, tapi belum sekolah,” kata Kang Dedi Mulyadi.

Dia pun memberi contoh memungut sampah yang berserakan, dan mengajak anak-anak SDN 2 Citalang memunguti sampah. Ketika di sekolah, para guru langsung berdatangan, dan para guru menyalami dan memeluknya.

Salah satunya guru laki-laki begitu haru memeluk erat Kang Dedi Mulyadi yang sempat menjadi wakil bupati Purwakarta pada tahun 2003-2008, kemudian jadi bupati Purwakarta pada periode 2008-2013 dan 2013-2018.

Tongkat estafet kepemimpinan Bupati Purwakarta pun kini beralih ke Anne Ratna Mustika, istrinya. Sayang, Anne Ratna Mustika malah mengugat cerai Kang Dedi Mulyadi ke Pengadilan Purwakarta. Saat ini proses idang cerai masih berlangsung.

Muhammad Dafi pun diajak ke ruang kelas 1. Dia diminta Kang Dedi maju di depan kelas untuk memperkenalkan diri. Setelah itu, Kang Dedi mengajak anak-anak menyanyi.

Selesai sudah janji Kang Dedi Mulyadi mengantarkan anak ketiga dari Mang Agus itu ke sekolah. Diketahui, Mang Agus memiliki tiga anak. Dua anak lainnya yang berusia 16 dan 13 tahun putus sekolah di kelas 3 dan kelas 1.

Baca Juga: Jadi Pemulung, Mang Agus Makan Cuma Lauk Kerupuk, Kang Dedi Mulyadi: Bapak Rugi 3 Hal!

“Nanti beli seragam merah-putih, pramuka, dan buku,” kata Kang Dedi Mulyadi sambil memberi uang unag membeli seragam sekolah.

Dia pun meninggalkan SDN 2 Citalang. Di depan sekolah sudah banyak ibu-ibu yang menuggu untuk bersalaman dan berfoto dengan Kang Dedi yang sudah seperti artis. Sebelum meninggalkan sekolah tersebut dia memberikan lagi uang kepada Mang Agus.

“Ini ditambah lagi takutnya kurang,” kata Kang Dedi, lantas meninggalkan sekolah. (*)

Load More