Suara Denpasar - Nikita Mirzani kini sedang enjoy menikmati penahanannya di rutan Serang, Banten. Hal tersebut diungkapkan oleh kakak angkat Nikita Mirzani, Fitri Salhuteru.
Bahkan, ungkap Fitri Salhuteru bahwa dirinya dan Nikita Mirzani jauh hari sebelumnya sudah mengetahui akan ada langkah penahanan.
Bahkan, Nikita Mirzani sempat menyatakan bahwa dirinya akan tenang karena tidak mungkin dipenjara seumur hidup.
"Sekarang kan zamannya media sosial, jadi banyak yang DM aku sebelumnya. Jadi aku dan Nikita sudah tahu soal ini," katanya kepada Irfan Hakim dan Raffi Ahmad dalam acara FYP di kanal YouTube TransTV yang dikutip denpasar.suara.com.
Nikita Mirzani terjerat hukum gara-gara laporan Dito Mahendra, kekasih dari Nindy Ayunda. Dia dilaporkan pada 22 Mei 2022 karena diduga mencemarkan nama baik Dito Mahendra melalui media sosial. Salah satu ujaran Nikita Mirzani diunggah Tiktok @reupload.
Dikutip Suara Denpasar, Nikita menyebut bahwa Dito Mahendra namanya sudah jelek dan tukang tipu. "Begini kak, ikutin aja. Aku kan nggak mungkin di penjara seumur hidup," ulang Fitri soal pernyataan Nikita Mirzani.
Dia juga menegaskan dalam kasus ini Nikita Mirzani bukannya ditangkap. Tapi datang ke penyidik dalam penyerahan berkas tahap dua.
"Bukan ditangkap, Nikita datang ke sana sesuai perjanjian dengan penyidik," ujarnya. Soal histerisnya Nikita Mirzani karena kasus seakan-akan adalah kasus besar bahkan 40 jaksa mengawalnya. "Lebih-lebih (dari) kasus besar ada 40 jaksa nganterin kita sampai ke LP," sentil dia.
Berdasar data denpasar.suara.com, Nikita Mirzani dijeratPasal 27 Ayat 3 UU ITE yang membuat Nikita Mirzani dijebloskan ke sel tahanan.
Baca Juga: Adu Somasi, Nathalie Holscher dan Mantan ART Saling Menuntut Minta Maaf
Ada pasal lain yang membuat Nikita Mirzani ditahan dan harus meringkuk di Rutan Kelas IIB Serang. Ternyata Nikita Mirzani dijerat pakai Pasal 36 UU ITE yang merupakan pasal paling ngeri di UU ITE.
Tidak itu saja, pasal yang dikenakan untuk Nikita Mirzani mengalahkan jerat pasal yang dikenakan terhadap Ferdy Sambo dan enam anak buahnya dalam perintangan penyidikan atau obstruction of justice.
Sekadar diketahui, Ferdy Sambo dalam perintangan penyidikan, yakni menghilangkan dan merusak CCTV, dijerat menggunakan Pasal 48 ayat 1 dan Pasal 49 UU ITE yang ancaman hukumannya maksimal 10 tahun penjara. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Di Bawah Hujan 1991: Melankolia dalam Novel Goodbye Fairy
-
Sembari Nunggu My Royal Nemesis, Intip 5 Drama Rom-Com Heo Nam Jun Ini!
-
DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu
-
Apakah Ada Bedak SPF yang Murah? Ini 5 Pilihan Terjangkau Mulai Rp20 Ribuan
-
Promo Alfamidi Hari Ini 8 Mei 2026, Diskon Susu hingga Minuman Murah Meriah
-
Ironi Tumpukan Sampah Makanan di Negeri yang Kelaparan
-
Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Purbaya Siapkan Program Stimulus di Q2 2026, Incar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen
-
Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang