Suara Denpasar - Baliho dan spanduk di sepanjang jalur delegasi G20, terutama di Jalan By Pas Ngurah Rai dicabuti Satpol PP Bali. Para pedagang dan pemilik usaha yang kena pemberangusan baliho pun tak bisa berbuat banyak.
Saat ini, sepanjang jalur G20 pun mulai tampak bersih dari spanduk dan baliho. Walau demikian, penertiban ini sempat disayangkan para pedagang atau pemilik usaha.
Nyoman Jarni, salah satu pemilik warung kelontong tak bisa berbuat banyak ketika Satpol PP datang dan mencabut spanduk yang menutup sebagian warungnya. Dikatakan, spanduk itu sebetulnya untuk menutupi warung dari panasnya terik matahari.
“Dibilang gak bisa dipasang spanduk ini. Jadi harus dicabut. Ya mau gimana, kita juga enggak bisa (melarang),” jelas Jarni, Rabu (3/11/2022).
Tak habis akal, Jarni mengganti spanduk yang dicabut itu dengan kain agar panasnya terik matahari tak menyengat ke dalam warung kelontongnya.
Pemilik bengkel bernama Gufron juga mengaku sempat kena pemberangusan spanduk. Spanduk itu sebetulnya menjadi penanda bengkelnya.
“Punya saya juga dicabut, jadi saya ganti itu," kata Gufron.
Namun, karena petugas yang mencabut, dia juga tak bisa melawan. Karena itu, dia membalik spanduk itu agar tampak depan hanya berwarna putih polos.
"Sayang sebenarnya, itu kan bisa untuk narik pelanggan,” tutur Gufron
Baca Juga: Setelah Baliho Babi Guling, Kini Giliran Knalpot Brong Yang Diberangus Polisi Demi KTT G20 di Bali
Selain mencabuti baliho dan spanduk yang bertebaran di sepanjang jalur delegasi G20 yang rencananya dipusatkan di BTDC Nusa Dua, Pemprov Bali juga melarang warga berjualan di emperan. Kepala Satpol PP Provinsi Bali, Dewa Nyoman Rai Dharmadi memberi ultimatum akan menertibkan pedagang emperan yang berjualan di area trotoar.
Walau spanduk dan baliho sudah dibersihkan, namun billboard yang memajang iklan atau kampanye politik masih bertebaran dan dibiarkan. Dewa Nyoman Rai Dharmadi pun menyatakan, mengenai hal itu akan dikomunikasikan dengan pihak pemilik agar billboard itu dipinjam sementara untuk memajang promosi yang terkait KTT G20.
Dia menjeaskan, Satpol PP Bali akan melakukan penertiban baliho setiap dua kali sehari. Dia mengyatakan, pada 5 November 2022 jalur delegasi G20 harus bersih dari baliho dan spanduk. (Suara.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bintang Harry Potter Cuan Besar Gabung OnlyFans, Gaji 12 Bulan Setara Main Film Bertahun-tahun
-
Desil Tak Sesuai Fakta, Ini Cara Pembaruan Data DTKS Offline dan Online
-
2 ABK WNI Selamat dari Serangan Drone di Selat Bab Al-Mandeb Alami Luka-luka
-
Iran Tahan Pembukaan Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Tembus 88 Dolar AS
-
Pesan Menyentuh Audy Item untuk Iko Uwais Usai Keguguran di Usia Kandungan 7 Minggu
-
3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud
-
Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di Selat Bab Al Mandeb
-
ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina