Suara Denpasar - Tiga saksi dugaan penyalahgunaan dana Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) atau uang pangkal di Unud menjalani pemeriksaan marathon di Gedung Kejaksaan Tinggi Bali, Kamis (3/11/2022).
Sembilan jam lamanya pemeriksaan berjalan dan dimulai pukul 09.00 WITA.
Hanya saja, usai pemeriksaan Ketua Satuan Pengawas Internal (SPI) Dr. Drs. Dewa Gede Wirama, MSBA., Ak, yang juga dikenal sebagai tangan kanan Rektor Unud, Prof Dr Ir I Nyoman Gde Antara, M.Eng.
Dewa Gede Wirawan enggan berkomentar soal materi pemeriksaan terhadap dirinya.
Tak satu pun jawaban yang meluncur dari dosen Akuntansi tersebut ketika ditanya awak media.
Sedangkan Kepala Biro Keuangan Komang Teken mengaku mendapat sejumlah pertanyaan dari penyidik.
Namun, karena pertanyaannya banyak. Dirinya mengaku lupa jumlahnya, "saya lupa dik," demikian kata Komang Teken.
Kira-kira ada sepuluh sampai lima belas pertanyaan yang dilayangkan penyidik kejaksaan terkait dana SPI Unud.
Yang menarik usai diperiksa penyidik, Komang Teken tampak melangkahkan kaki ke Pura yang ada di area Kejaksaan Tinggi Bali.
Baca Juga: Tangan Kanan Rektor Unud Diperiksa Penyidik Kejati Bali
Di sana dia terlihat bersembahyang dengan khusyuk.
Kasus dugaan penyalahgunaan dana SPI Unud memang menjadi perhatian banyak pihak.
Bahkan, Bali Corruption Watch atau BCW mendukung penuh langkah kejaksaan. Pihak BCW berharap kasus ini bisa terungkap dengan terang benderang serta transparan. Sebab, terjadi di Institusi pendidik tinggi yang melahirkan generasi bangsa.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Fakta Pahit: Belanda Akui Kemerdekaan Indonesia tapi Ogah Kembalikan Utang Rp500 T
-
Harga Emas Hari Ini di Butik Antam dan Pegadaian, 17 Agustus Kompak Menguat!
-
HUT ke-81 RI, BRI Gelar Promo Belanja Hemat Pakai QRIS BRImo di Indomaret
-
5 Promo Minuman Matcha Spesial 17 Agustus 2026, Cukup Bayar Mulai Rp8 Ribuan
-
Ayahku Dibunuh Massa, Hari Ini Ia Tak Ikut Upacara Kemerdekaan
-
4 Wilayah Riau Masih Dikepung Karhutla, Manggala Agni Dikerahkan
-
Kenapa Pembawa Baki Bendera dan Paskibraka Ditentukan pada Hari H? Ini Alasannya
-
Main, Bertemu Satwa hingga Kulineran, Ini Cara Menikmati Seharian di Enchanting Valley
-
Hanya Gara-gara Rp10 Ribu! Eks Anggota DPRD Diduga Cekik dan Tampar Perempuan di Gym
-
Bukan Diculik, tapi Diamankan: Keluarga Djiauw Kie Siong Luruskan Kisah Rengasdengklok