Suara Denpasar - Tiga orang yang dikabarkan pejabat Universitas Udayana (Unud) diperiksa jaksa penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali.
Selama lima jam dari pukul 09.00 WITA sampai pukul 14.00 WITA, Kamis (3/11/2022), tiga pejabat tersebut belum juga terlihat keluar dari Gedung Kejati Bali.
Kasak-kusuk yang beredar di kalangan awak media kemungkinan ada salah satu di antara mereka yang akan ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan penyalahgunaan dana Sumbangan Pengembangan Insitusi (SPI) atau uang pangkal.
Pantauan di lokasi salah satu saksi terlihat sedang makan setelah beberapa jam diperiksa.
Pemeriksaan saksi tambahan ini berdasar hasil gelar perkara pada hari Jumat lalu, 21 Oktober 2022, Penyelidik Kejati Bali berkesimpulan meningkatkan penanganan Dana Sumbangan Pengembangan Istitusi (SPI) Mahasiswa baru Universitas Udayana seleksi jalur mandiri Tahun Akademik 2018/2019 sampai dengan Tahun Akademik 2022/2023 ke tahap penyidikan. Tak hanya itu, guna melengkapi dokumen.
Jaksa juga sudah melakukan penggeledahan di Rektorat Kampus Unud Jimbaran.
Terkait pemeriksaan tiga orang saksi tersebut, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Bali A. Luga Harlianto mengaku akan menanyakan lebih lanjut kepada Asipidsus.
“Saya akan tanyakan ke bapak Aspidsus dulu ya," jawab dia singkat.
Sementara itu Kepala Biro Keuangan Komang Teken saat ditemui mengatakan sudah di berondong penyidik sekitar 10-15 pertanyaan.
Baca Juga: Dituding Melempem, Kejati Geledah Rektorat Unud Jimbaran
"Seputar keuangan," akunya singkat kepada awak media.
Kasus dugaan penyalahgunaan SPI di Unud memang sedang diseriusi kejaksaan tinggi Bali.
Sebab, kasus ini melibatkan institusi pendidikan tinggi dengan jumlah dana yang sangat besar.
Untuk diketahui, SPI tertinggi tercatat bagi mahasiswa baru Fakultas Kedokteran dengan nominal terbesar Rp 1,2 miliar per mahasiswa. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Satria Muda Cuci Gudang! Dua Pemain Asing Didepak di Tengah Musim
-
WNA Pakistan Viral Mengamuk Pakai Bambu di Ciledug, Imigrasi Tangerang Ungkap Kondisinya
-
Heboh Kasus Pelecehan FH UI, Sosiolog Bongkar Bahaya Maskulinitas Toksik di Kampus
-
Polisi Muda di Kepri Meninggal Diduga Dianiaya Senior, Tubuh Penuh Luka Lebam
-
Kartu Merah Tak Hentikan Persib! Klok Bongkar Rahasia Kemenangan Maung Bandung
-
Kini Sudah Diakui Anak, Denada Janji Pertemukan Ressa Rizky Rossano dan Aisha di Singapura
-
5 Cushion Tahan Lama dan Anti Oksidasi untuk Kulit Berminyak
-
Sering Terendam Banjir, Pemkab Padang Pariaman Putuskan Relokasi Puskesmas Sintuk
-
Mengenal Dekat Tamara Bleszynski: Siapa Suami dan Ada Berapa Anaknya Sekarang?
-
Akankah Max Verstappen Tinggalkan Red Bull? Ucapan Lama soal GP Kembali Disorot