Suara Denpasar – Penolakan aspirasi rakyat selama puncak Presidensi G20 oleh DPRD Bali mendapat kecaman dari kalangan aktivis. Salah satunya dari Wayan Suardana alias Gendo. Dia menuding ketua DPRD Baili, I Nyoman Adi Wiryatama hipokrit alias orang munafik.
Hal itu disampaikan Gendo melalui postingan di Instagramnya @gendovara. Gendo menulis kecamannya dengan judul “DPRD BALI TIDAK TAHU MALU”. Ini adalah tulisan pertama dari kritiknya.
Gendo mmengaku tertawa ngakak dan terheran-heran dengan pernyataan Ketua DPRD Bali. Frase “sementara tidak menerima asporasi dalam bentuk keramaian”, kata Gendo, seolah-olah mengesankan mereka selama ini rajin dan terbuka menerima aksi demo, sehingga merasa pantas mempermaklumkan untuk sementara tidak menerima demo untuk G20.
“Saya merasa ini hipokrit, karena fakta yang ada justru sebaliknya,” kata Gendo.
Dia mencontohkan, demo Tolak Reklamasi Teluk Benoa justru kesulitan menemui Ketua DPRD, gedung kosong dan lebih sering pintu gerbang ditutup dan massa dilarang masuk.
“Bertahun-tahun lamanya seperti itu, hingga pernah dibuatkan banner oleh warga yang berisi sindiran ke lembaga ini,” katanya.
Pria asal Ubud, Gianyar ini melanjutkan, pada saat demo mahasiswa, DPRD Bali juga begitu. Pendemo susah masuk ke gedung DPRD Bali, dihadang aparat di gerbang atau bahkan dijaga pecalang.
“Terakhir yang saya tahu, demo Desa Adat Intaran menolak terminal LNG di kawasan mangrove juga sama. Sedari awal warga dilarang masuk ke areal DPRD Bali. Dijaga di depan gerbang, setelah banyak drama negosiasi, akhirnya bisa masuk,” paparnya.
Gendo pun menegaskan, dari fakta yang dia tunjukkan, menunjukan bahwa sebelum gelaran G20, DPRD Bali bukanlah lembaga yang terbuka dengan aspiratif terhadap aksi demo. Lembaga ini eksklusif, dijaga ketat aparat bahkan oleh pecalang.
“Kalau pun bisa masuk sangat jarang diterima ketua Dewan. Lalu tetiba dengan alasan G20 mereka menyatakan jeda menerima aspirasi demo? Inilah alasan saya menuding DPRD Bali tak tahu malu,” tuding Gendo.
Gendo meminta DPRD Bali mestinya melakukan refleksi diri dan mengukur diri, apakah ada kepantasan mengeluarkan pernyataan seperti itu. Apalagi, selama ini DPRD Bali tidak aspiratif dengan demo dari warga terus mengapa tebal muka mengatakan sementara tidak menerima demo.
“ Tanpa mereka menyatakan itu saja, saya sudah tahu kok bahwa kalian tidak terbuka dengan aksi demo. Ya gak? Kalau tidak ngaku, silakan saja liat jejak berita di slide 2-5,” kata Gendo dalam postingannya yang juga memberi tangkapan layer DPRD berkali menolak menemui pendemo.
Postingan Gendo ini pun mendapat respons dari kalangan netizen lain. Sebagian besar mendukung pernyataan pria yang juga pengacara ini. Mereka menilai pernyataan Gendo mewakili mereka.
“Untuk sementara berarti sebelumnya menerima aspirasi tapi fakta nya bongol,” tulis @deta_martaa.
“Semangat, Bang. DPRD, wakil rakyat kok ngumpet mulu,” kata @puguhrohdiyanto.
Tag
Berita Terkait
-
Ada G20 di Bali, Sidang Ferdy Sambo di Jakarta Ditunda Sepekan
-
Selama G20, DPRD Bali Menolak Aspirasi Rakyat, Adi Wiryatama: Saya Titip Brimob, Sikat Aja!
-
Sukseskan KTT G20, Persembahyangan di Pura Prapat Nunggal Ditiadakan: Begini Respons Warganet
-
Pesawat Air Force Angkatan Udara Amerika Melintasi Bali, Netizen: Nunggu Pesawat Putin!
-
Cek Pasukan Keamanan G20, Luhut Klaim Indonesia Primadona Dunia
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
5 Mobil Bekas yang Bisa Dicicil dengan Angsuran Rp1,5 Juta selama 6 Tahun, Muat 7 Orang
-
Satya Wacana Salatiga Perkuat Fisik Jelang IBL 2026, Tekankan Sinergi Nutrisi dan Latihan Beban
-
Tidak Pakai Sunscreen Menyebabkan Flek Hitam? Cek 5 Rekomendasi Tabir Surya SPF Tinggi
-
4 Mobil Low MPV Bekas Murah, Bandel Temani Liburan dan Mudik!
-
Hadorot Ziarah Kubur Orang Tua Sebelum Puasa Ramadhan, Kapan Waktu yang Tepat?
-
Ramalan Keuangan Zodiak 11 Februari 2026, Siapa Paling Berlimpah Rezeki?
-
Danantara Setiap Hari Guyur Pasar Modal, Ke Saham Apa?
-
Kronologi Dugaan Kekerasan di SMAN 20 Makassar, Korban Trauma Tidak Mau Sekolah
-
Jajal Sensasi Suzuki Grand Vitara Hybrid di IIMS 2026, SUV Minim Limbung
-
Pemerintah Aceh Ajukan Pembayaran BPJS Kesehatan 500 Ribu Korban Bencana Ditanggung APBN