Suara Denpasar - Menko Luhut Binsar Panjaitan ikut menginpeksi kesiapan pasukan dalam apel gelar pasukan pengamanan VVIP presidensi G20 di lapangan Niti Mandala Renon Denpasar, pada Senin (7/10/2022) sore.
Luhut meminta Panglima TNI dan Kapolri menurunkan kekuatan penuh agar tidak ada kesalahan dalam mengamankan KTT G20.
"Saya memerlukan untuk hadir di sini karena perintah presiden tidak boleh membuat kesalahan sekecil apapun dalam penyelenggaraan KTT G20 ini," kata Luhut didampingi Panglima TNI dan Kapolri.
Luhut mengatakan bahwa KTT G20 ini sangat penting bagi Indonesia karena Indonesia menjadi salah satu negara yang mampu mengatasi krisis ekonimi global akibat perang Rusia-Ukraina maka perlunya pengamanan ketat agar tidak terjadi letupan atau kesalahan karena Indonesia adalah primadona dunia saat ini.
"Saya ingin katakan kepada anda bahwa kita termasuk dari sedikit negara di dunia yang mampu mengatasi keadaan ini, hari ini baru diumumkan bahwa ekonomi kita tumbuh 5,72 persen, satu angka yang sulit dibayangkan, kita menjadi negara yang menjadi primadona banyak dunia yang disebut sebagi sweet spot," katanya.
Sementara Panglima TNI Jendral Andika Perkasa dalam memberikan pengarahan kepada seluruh unit pasukan pengamanan KTT G20 agar mengenali tugas di area penempatan masing-masing.
"Esok jam 7:30 Wita semua sudah harus turun ke wilayah pengamanan masing-masing untuk mengenali termasuk mendeteksi hal-hal yang memerlukan tambahan perlatan pengamanan di titik masing-masing," ujar andika.
Selanjutnya Andika Perkasa menjelaskan ada 58 Anoa atau kendaraan taktis baja yang juga harus dikenali. Kendaraan taktik baja pendukung keamanan tersebut akan ditempatkan di seluruh venue pengamanan KTT G20.
"Jadi sub satgas, deteksi, penyelamatan, instalasi, maupun pengamanan pribadi esok jam 7:30 Wita semuanya masuk posisi sehingga begitu nanti terjadi dinamika kita sudah harus paham," kata Andika.
Sementara Kapolri Jendral Pol. Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa apa yang menjadi arahan presiden agar kegiatan KTT G20 betul-betul dapat berjalan dengan baik, baik dari sisi penyelenggaraan maupun pengamanan. Kuncinya adalah soliditas TNI/Polri agar tidak terjadi letupan-letupan.
"Pembagian ring sudah diatur, tentunya kita harus saling mengisi dan menguatkan sehingga tidak ada celah sekecil apapun yang dapat mengganggu proses penyelenggaraan kegiatan KTT G20. Ini adalah kehormatan kita, kehormatan bangsa kita di mata dunia. Mari bersama-sama kita laksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya," ujar Sigit. (*/Aryo)
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
5 Rekomendasi Primer untuk Kulit Berminyak: Pori-Pori Tersamarkan, Makeup Awet Seharian
-
Taeyong dan Haechan NCT Sumbang Lagu Duet di OST Drama Mad Concrete Dreams
-
Viral Bocah 9 Tahun Dibanting Ustaz di Musala, Dituduh Bikin Lecet Mobil Kiai
-
Iran Respons Positif, Dua Kapal Pertamina Bakal Keluar Selat Hormuz?
-
Menghindari 'Lautan Manusia': Strategi Liburan Lebaran Tanpa Emosi
-
Di Antara Waras dan Gila: Membaca Luka Sosial dalam Novel Jack & Si Gila
-
Serbuan Digital di Jateng: Trafik Indosat di Brebes Meledak 71 Persen, AI Jadi Kunci Sukses Mudik
-
Harga Bensin Tembus Rp 31 Ribu Per Liter Warga Eropa Ramai Berburu Mobil Listrik Bekas
-
3 Mobil Kecil Bekas dari Toyota yang Dikenal Irit dan Bandel Dipakai Harian
-
PUBG Blindspot Layu Sebelum Berkembang, Game Baru Ini Berumur Kurang dari 2 Bulan