Suara Denpasar – Anggota DPR RI, Dedi Mulyadi alias Kang Dedi mengklaim tanahnya diserobot. Dia pun meminta Rp3 miliar untuk satu hektare tanah yang dipakai. Uang itu cukup untuk kawin. Perusahaan pertanian pun bingung ketika diminta uang sebesar itu oleh Kang Dedi.
Hal itu terjadi saat ada kegiatan Demplot Ketahanan Pangan Bios 44 di Desa Benteng, Kecamatan Campaka, Purwakarta, yang diunggah dalam Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel, Jumat (11/11/2022). Kegiatan ini merupakan Kerjasama antara perusahaan pertanian bernama PT Abang Ijo Raharja dengan Kodim 0619/ Purwakarta.
Begitu tiba di lokasi, Kang Dedi langsung mencari penyelenggara. Dia mempertanyakan penyelenggara menggarap tanah siapa. Si penyelenggara mengatakan, ini adalah tanah Pak Suteja.
“Ini batasannya ngambil tanah saya sebagian. Bukan haknya kok diambil,” kata Kang Dedi memasang tampang galak.
Penyelenggara pun bingung. Kang Dedi minta kepala desa Benteng dipanggil.
“Kalau garap tanah tuh lihat dulu dong batasannya. Jangan tanah punya orang diambil,” ucap Kang Dedi.
Akhirnya datang Kepala Desa Benteng Tuti Herlina Aulia. Kang Dedi bilang proyek ini mengambil tanahnya sebagian. Dia menanyakan apakah pihak desa diajak mengukur tanah.
“Ini tanah saya sebagian keambil satu hektare. Lumayan dijual pakai kawin cukup tahu gak?” kata Kang Dedi ke kades Benteng.
“Sudah ada calonnya, Pak?” tanya balik Bu Kades.
Baca Juga: Denny Darko, Jokowi Punya Cucu Laki-laki dari Kaesang-Erina: Erina Bukan Pelarian
Mendapat pertanyaan demikian, Kang Dedi pun minta Bu Kades ini serius. Dia menanyakan apakah kades tahu batas-batas tanahnya. Dijawab tidak tahu, Kang Dedi pun minta agar Bu Kades harus tahu.
“Kepala desa itu jangan ngurus lipstick ama bedak aja, Bu,” kata Kang Dedi.
Akhirnya datang Agung, penyelenggara program ini. Dia mengaku sudah mengukur. Namun, Kang Dedi mencecar siapa yang mengukur, apakah pihak desa dilibatkan. Diakui tidak ada pelibatan desa.
Pihak penyelenggara akhirnya minta dibicarakan lagi. Kang Dedi tidak mau. Dia mau langsung hitung-hitungan. Dia minta Rp300 ribu per meter persegi. Sehingga Rp3 miliar untuk 1 hektare.
“Ayo, gimana. Mau saya laporkan ke polisi, penyerobotan tanah?” gertak Kang Dedi.
“Tanah yang mana dulu ini,” tanya Agung.
Berita Terkait
-
Kang Dedi Mulyadi Bongkar Pendapatan Bupati Anne Ratna, Baju sampai Tidur di Hotel Dibiayai Negara, 'Apa Takut Kurang?
-
Kang Dedi Mulyadi Sebut Tidak Pernah Perlakukan Istri Seperti Pembantu, 'Saya Tak Pernah Merengek-rengek untuk Diperhatikan'
-
Kisah Asmara Dedi Mulyadi dan Sri Mulyawati Istri Pertamanya sebelum Anne Ratna Diungkap Kawan Karib
-
Bahagianya Kang Dedi Mulyadi Bisa Main Bareng dengan Sang Putri, Maula Akbar Ikut-ikutan Dikerjai
-
Ternyata saat Muda Kang Dedi Mulyadi Banyak Ditaksir Cewek Cantik, Kala Duda Juga Banyak Cewek Mendekat
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Real Madrid Memanas! Federico Valverde Dilarikan ke RS Usai Baku-hantam dengan Tchouameni
-
Ditjen Hubla Kemenhub Digugat ke PTUN Jakarta Terkait Konsesi Alur Mahakam
-
Kompolnas Tak Persoalkan Polisi Buat Konten, Asal Bukan Live Streaming
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
TXT MOA CON Jepang Bisa Ditonton Live di Bioskop Indonesia, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China