/
Sabtu, 12 November 2022 | 19:32 WIB
Kang Dedi Mulyadi di acara ketahanan pangan di Desa Benteng, Purwakarta. (Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel)

“Tanah saya yang di situ,” kata Kang Dedi menunjuk tanah ke sebelah kanan.

Sejumlah kades pun menunjuk bahwa penanaman dilakukan di tanah sebelah kiri. Kang Dedi pun meralat, tanahnya yang di kiri itu. Akhirnya Kang Dedi minta DP (down payment/ uang muka). Dia meminta dompet penyelenggara, dan menguras uang di dalam dompet serta menyerahkan kepada Bu Kades.

Kang Dedi pun akhirnya mengatakan bahwa dia sebetulnya tidak memiliki tanah di lokasi tersebut.

“Aslinya emang saya ada tanah di sini? Kagak ada! Ada juga tanah Perhutani tuh. Jauh itu,” kata Kang Dedi membuat semua tertawa.

Kang Dedi pun menjelaskan bahwa pengusaha yang akan menanam ini dulunya pernah ditegur karena melakukan penambangan tanah di Desa Cibukamanah, Kecamatan Cibatu, Purwakarta. Akan tetapi, ini dikatakannya telah insyaf dan beralih menjadi pengusaha pertanian.

Sang penyelenggara dari PT Abang Ijo Raharja pun menyatakan akan menanam jagung, jambu kristal, cabai, jeruk, dan melon. Program ini kerjasama dengan Kodim Purwakarta. Hadir pula Dandim Purwakarta, Letkol Arm Andi Achmad Afandi.

“Jadi hari ini tentara mau konsen siapin pangan. Karena pertahanan negara itu sangat tergantung pada ketahanan pangan rakyat. Nggak usah pakai senjata kalau ngancurin negara, hilangkan pangannya, selesai,” kata Kang Dedi.

“Sekarang tentara nanam dan tentara jaga tanaman. Menjaga tanaman menjaga keamanan dan ketahanan,” pungkasnya. (*)

Baca Juga: Denny Darko, Jokowi Punya Cucu Laki-laki dari Kaesang-Erina: Erina Bukan Pelarian

Load More