Suara Denpasar- Dedi Mulyadi atau biasa dipanggil dengan sebutan Kang Dedi kembali mengungkapkan kehidupan pribadinya sejak menjadi DPRD, wakil bupati serta Bupati Purwakarta.
Suami Anne Ratna ini menyebut selama ini sudah terbiasa dengan hidup mandiri dan tidak pernah minta untuk diperhatikan lebih.
Kebiasaan hidup mandiri kata Kang Dedi Mulyadi didapat ketika dirinya selama tiga tahun hidup sendirian mengasuh putranya Maula Akbar usai ditinggal meninggal sang ibu atau istri pertama Kang Dedi yakni Sri Mulyawati.
Kebiasaan mandiri itu kata dia akhirnya sudah terbiasa hingga menikahi Anne Ratna termasuk ketika dirinya menjadi Bupati Purwakarta sampai dua kali.
"Dulu selama tiga tahun besarin anak tiap hari keliling cari tambahan, kehidupan saya jalani semua, kemudian saya biasa siapin baju sendiri, siapin minum sendiri, itu terbawa kebiasaan itu sampai saya jadi wakil bupati juga begitu, jadi bupati juga begitu," jelasnya seperti yang dia unggah di akun youtubenya, Sabtu (12/11/2022).
Kebiasaan itu terus dilakukan oleh anggota DPR RI ini meskipun sudah beristri Anne Ratna yang kini posisinya menjadi Bupati Purwakarta.
Dia mengaku tidak pernah menyuruh istrinya ini seperti layaknya menyuruh menyiapkan segala persiapan seperti baju dan makanan.
"Saya tidak pernah memperlakukan istri kayak pembantu, disuruh sana disuruh sini, disuruh ambil sana ambil sini, siapin baju tidak pernah, saya selama mampu saya siapin sendiri, baju siapin sendiri, sepatu siapin sendiri, bila perlu setrikain sendiri, telur ceplok sendiri, bikin nasi goreng sendiri," ungkapnya.
Prinsipnya kata dia selama bisa dilakukan sendiri maka dirinya tidak perlu merepotkan istrinya.
Baca Juga: Kisah Asmara Dedi Mulyadi dan Sri Mulyawati Istri Pertamanya sebelum Anne Ratna Diungkap Kawan Karib
"Saya tidak pernah memperlakukan seperti pembantu disuruh sana sini, dan saya tidak pernah merengek-rengek untuk diperhatikan, saya hidup survive jalani," ungkapnya.
Konflik kehidupan rumah tangga Kang Dedi Mulyadi mendadak mencuat pasca Anne Ratna mendaftarkan gugatan perceraiannya ke Pengadilan Agama Purwakarta.
Kini sidang gugatan perceraian ini masih terus berproses dan bahkan sudah berjalan sampai empat kali sidang. ***
Tag
Berita Terkait
-
Kisah Asmara Dedi Mulyadi dan Sri Mulyawati Istri Pertamanya sebelum Anne Ratna Diungkap Kawan Karib
-
Bahagianya Kang Dedi Mulyadi Bisa Main Bareng dengan Sang Putri, Maula Akbar Ikut-ikutan Dikerjai
-
Ternyata saat Muda Kang Dedi Mulyadi Banyak Ditaksir Cewek Cantik, Kala Duda Juga Banyak Cewek Mendekat
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar
-
DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman
-
Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup
-
Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda
-
Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax
-
Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati