Suara Denpasar – Selama ini Uya Kuya dikenal sebagai artis dengan dandanan nyentrik. Dari pakaian sampai rambut yang sering warna-warni. Kini, setelah puluhan tahhun di dunia hiburan, dia menyatakan siap terjun ke gelanggang politik.
Akan tetapi, Uya Kuya menyatakan masuk ke polisi bukan uang tujuannya. Kalau soal uang, Uya Kuya menyatakan sebetulnya dari dunia hiburan sudah cukup banyak. Dan lebih enakan cari uang dari dunia hiburan.
“Gak lah, Bro. Kan ada yang ampe triliunan, itu gimana?” tanya Antonius Rovy, saat berbincang dengan Uya Kuya yang tayang di kanal Dapur Bincang Online, Sabtu (12/11/2022).
“Gak tahu. Gua masuk politik enggak mau cari uang lah, Bro. Dapat uang sih pasti, harus dapat gaji. Tapi bukan itu tujuannya,” kata dia dikutip Suara Denpasar, Selasa (15/11/2022).
Dia mencontohkan, di podcast-nya kini sudah lebih banyak mengupas tema-teman hukum, politik,
Sosial, ekonomi, dan budaya. Dikatakan dia, tema-tema itu secara keuangan jauh dibanding entertainment.
“Tapi gua lagi nyaman di situ (tema polhuksosekbud),” ujarnya.
Di sisi lain, meski Uya Kuya memiliki dandanan nyentrik ala komedian, Uya Kuya mengaku secara akademis atau keilmuan tak jauh dari dunia politik. Sebab, Uya Kuya merupakan sarjana Ilmu Politik FISIP Universitas Indonesia (UI). Dari Fisip UI, banyak teman-temannya yang jadi politikus,hingga menteri.
Uya Kuya pun mengatakan mengapa dia akhirnya ingin terjun ke politik. Sebagai Sarjana Ilmu Politik, dia menyitir ungkapan yang mengatakan bahwa di saat kita berbicara memberantas suatu kejahatan di sebuah negara tapi di negara itu kita diperlakukan sebagai penjahat artinya yang berkuasa di negara itu adalah penjahat.
Baca Juga: Maju Pilgub Jabar, Kang Dedi Bisa Dihadang Iwan Bule
“Satu lagi kalau selama orang-orang baik tidak mau terjun ke politik nanti politik itu akan diisi oleh orang-orang jahat. Akhirnya kan korelasinya jelas, sebuah negara untuk menjadi baik orang-orang baik ini harus mau terjun ke politik walaupun itu tidak menguntungkan dia secara material dan kenyamanan,” paparnya.
“Jadi lu mau masuk politik murni ingin menjadi orang baik yang bisa membawa perubahan tanpa ada embel-embel motivasi pengen kekuasaan dan uang?” tanya Rovy.
“Secara nggak sadar yang gue lakukan sekarang juga udaranya ke situ, Bro. Jadi gua gak setuju orang-orang yang memainkan anggaran gitu kan APBN dimainkan janganlah, Bro,” katanya.
Dia pun menegaskan bahwa secara finansial sudah cukup. Sebagai pengusaha, artis, sudah punya duit. Soal pilihan kalau terjun ke politik akan menjadi legislative atau eksekutif, Uya Kuya menyatakan untuk sementara mungkin lebih memilih ke legislatif. Belum saatnya ke eksekutif, misalnya jadi bupati atau gubernur. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Uya Kuya Ungkap 4 Parpol yang Meminangnya, PDIP dan PKS Gak Masuk Kriteria?
-
Pernah Tolak Banyak Parpol, Kini Uya Kuya Siap Berpolitik, Alasannya Sang Istri 'Horny'
-
Siapa Surya Utama yang Diserang Denise Chariesta? Dituding Melindungi Sosok RD
-
Tak Peduli Uya Uya, Denise Chariesta Janji Lanjutkan Misi Selayaknya Ninja Hatori
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
CEK FAKTA: Tautan Daftar Mudik Gratis PLN 2026 Beredar, Asli atau Penipuan?
-
CEK FAKTA: BLT Desa 2026 Rp 300 Ribu per Bulan untuk Warga yang Belum Dapat Bantuan, Benarkah?
-
Jadwal Imsak dan Subuh Wilayah Jakarta dan Yogyakarta Hari Ini, Minggu 1 Maret 2026
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah