“Waduh bahaya ini. Aduh pernyataannya berbahaya, kalau dagangnya jujur nggak laku,” sergah Kang Dedi.
Kang Dedi Mulyadi pun membantah pernyataan si pedagang. Dia justru mengajarkan lebih baik berdagang itu jujur. Nanas manis bilang manis, kalau nanasnya asem katakan itu asem. Sehingga pembeli tidak tertipu. Sebab, kalau sekali merasa tertipu, pembeli tidak akan datang lagi, bahkan bisa cerita ke teman atau tetangganya untuk tidak membeli nanas di tempat itu lagi.
Sang pedagang mengaku melakukan itu karena dia juga dikejar utang. Sehingag harus menipu pembeli. Kang Dedi menyarankan agar mulai berdagang secara jujur. Kang Dedi mengajak pedagang bersumpah akan berlaku jujur. Kemudian Kang Dedi memberikan uang sekitar Rp1,2 juta, untuk membayar utang si pedagang kepada pihak lain.
“Ya, saya nggak bakalan bohong. Kalau yang asem (saya katakan) asem, kalau yang manis (saya katakan) manis,” kata si pedagang.
“Tapi ibu nggak boleh bohong lagi. Bener nih? Kalau ibu bohong lagi duit saya nggak akan berkah,” ujar Kang Dedi Mulyadi.
Si pedagang pun berjanji. Dia mengucapkan terima kasih atas pemberian mantan bupati Purwakarta dua periode ini. selanjutnya Kang Dedi meninggalkan si pedagang dan berjanji akan mengecek lagi apakah sudah tidak menipu pembeli lagi dalam berjualan nanas. (*)
Berita Terkait
-
Sejak Digugat Cerai Anne Ratna Mustika, Kang Dedi Mulyadi Selalu Dikawal Ketat, Ada Apa?
-
Saat Kang Dedi Mulyadi Ucap Terima Kasih kepada Anne Ratna, Sebut Perempuan Terindah dalam Hidupnya
-
Titik Nol Kang Dedi, Lesu dan Ragu Dibelakangi Neng Anne Usai Mediasi Cerai
-
Lihat Kang Dedi Mulyadi, Pasukan Ibu-Ibu Langsung Berlarian Kegirangan
-
Terkuak, Kang Dedi Mulyadi Ngaku 3,5 Tahun 'Puasa di Ranjang' dengan Ambu Anne?
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi