Suara Denpasar – Anggota DPR RI, Dedi Mulyadi alias Kang Dedi mengaku heran ada kakak kandung yang tega mempekerjakan adiknya yang masih usia anak sebagai PSK. Bahkan, yang lebih tega lagi, minta bagian.
Hal itu terungkap saat Kang Dedi Mulyadi mengobrak-abrik sarang pelacuran di warung remang-remang Cilodong, Purwakarta. Kala itu dia menyuruh salah satu PSK untuk pulang kampung, dan berubah hidup normal, berhenti dari pekerjaan PSK.
Tidak hanya menyuruh pulang. Kang Dedi Mulyadi juga memberi bekal uang untuk pulang, serta berencana merenovasi rumahnya. Kala itu, sang PSK mengaku tetap menjadi PSK karena untuk merenovasi rumahnya.
Setelah beberapa lama kembali ke kampung halamannya di Desa Cikadu, Kecamatan Cibatu, Purwakarta, bekas PSK yang baru berusia 21 tahun itu mulai bisa berbaur dengan warga. Itu terlihat ketika Kang Dedi kembali datang ke rumahnya.
Kang Dedi membawa sejumlah bahan pokok untuk kebutuhan makannya. Sedikitnya ada empat kantong besar berisi bahan makanan dari beras, telur, kebutuhan mandi, dan lainnya.
Dia diajarkan kembali menjadi normal, diajarkan bangun pagi, mandi pagi, masak sendiri, dan seterusnya. Seperti terlihat dalam tayangan di kanal Youtube Lembur Pakuan Channel, Rabu (23/11/2022).
Duduk di teras rumah, Kang Dedi juga didampingi Kades Cikadu, Dedi Sujana dan beberapa warga tetangga eks PSK cantik ini. Kang Dedi pun mengorek bagaimana kisah eks PSK yang dipanggil Neng ini.
Terungkap bahwa Neng Eks PSK ini memiliki kisah kelam. Setelah bapak dan ibunya meninggal, dia ikut neneknya. Kemudian neneknya meninggal, sehingga dia meninggalkan rumah dan menjadi anak jalanan.
Dia ikut mengamen di Subang bersama teman-temannya sejak usia belasan tahun. Saat menjadi pengamen inilah, keperawanannya direnggut temannya sendiri sesama pengamen dalam kondisi mabuk miras.
Baca Juga: Kang Dedi Mulyadi Jago Tawar-Menawar dengan PSK: 'Rp500 Ribu? Mahal Ah!'
Setelah itu, Neng Eks PSK ini pun mengaku mulai jaadi PSK di Lokalisasi Janem (Jalan Enam) Jalur Pantura, Sukamandi, Subang. Dia mengaku diajak teman. Saat itu usianya baru 14 tahun. Setelah itu, dia akhirnya ke Cilodong, Purwakarta.
Di Cilodong ini dia ikut di warung milik kakaknya. Dikatakan, kakaknya ini mengelola warung remang-remang bersama istrinya yang asal Bandung. Dia menjelaskan, kakak ini beda ayah, namun seibu.
Neng Eks PSK nini pun menjadi PSK di warung remang-remang milik kakaknya. Tarifnya Rp300 ribu per pelanggan. Dari tarif itu, Rp100 ribu disetor untuk kakaknya. Hal itu yang membuat Kang Dedi heran bagaimana bisa sang kakak tega menjual adiknya sendiri sebagai PSK, dan memungut bagian.
“Kok bisa hatinya tega ke Neng ngasih kamar (jadi PSK). Itu yang saya nggak habis pikir. Kok bisa, ya, kakak tega adiknya praktek (jadi PSK) gitu loh, dan dia dengan istrinya dapat bagian,” papar Kang Dedi.
Neng Eks PSK ini mengaku saat ikut di warung kakaknya ini masih berusia belasan tahun. Kang Dedi malah bilang, kakaknya itu bisa dipidana pada waktu itu karena mempekerjakan anak di bawah umur sebagai PSK. (*)
Berita Terkait
-
Nyelekit! Jawaban Santai Kang Dedi Mulyadi Soal Tudingan Tak Beri Nafkah pada Ambu Anne: Apa Sih yang Kurang?
-
Tak Pernah Unggah Foto Berdua, Ambu Anne Ngaku Sempat Tak Dikenal Sebagai Istri Dedi Mulyadi
-
Kemarahan Dedi Mulyadi Meledak ke Neng PSK Cantik Ini, Ini Ada Yang Ngurus, Rakyatnya Yang Gak Bisa Diurus'
-
Kang Dedi Bantu Renovasi Rumah PSK, Itu Lho yang Cupangnya "Semarak" di Leher
-
Wadidaw, Kang Dedi Mulai Nakal Tunjuk Cupang di Leher PSK
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu
-
Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Tumbang dari Malaysia, Timnas Indonesia Wajib Kalahkan Vietnam
-
Dituntut 11 Tahun, Mantan Kepala Bank di BSD Hanya Divonis 1 Tahun Penjara
-
Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar
-
Segera Tayang di Indonesia, 5 Alasan Film Horor Korea Salmokji Layak Dinantikan
-
Warga Karawang dan Bandung Dominasi Pelamar di Nyari Gawe, Ini Sebarannya!
-
Langgar Aturan BPOM? Penggunaan Visual Bayi di Pionir AMDK Menuai Polemik
-
Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah
-
Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci