Suara Denpasar - Pelawak Sule tampaknya tak mau ambil pusing dengan viralnya video tiga tahun lalu tentang dugaan penistaan Agama yang dilakukan oleh Budi Dalton.
Dalam sebuah acara di kanal Youtube itu, Budi Dalton diduga melakukan penistaan Agama karena mengatakan miras minuman Rasulullah.
Nah, diacara itu, turut hadir juga Sule dan ia ikut terseret karena tertawa dengan yang disampaikan seniman asal Sunda tersebut.
"Nggak ada aku ngomong-ngomong gitu. Nggak ada, yang harus klarifikasi itu yang ngomong," ujarnya dikutip dari YouTube D1905 sebagaimana dilangsir dari suara.com.
Ayah dari Rizky Febian ini justru bingung, karena video tersebut merupakan video yang sudah lama dan kembali muncul belakangan ini.
"Aku cuma ada di situ. Aku nggak tahu kenapa video itu tiba-tiba viral lagi. Itu sudah 3 tahun yang lalu," terangnya.
Sementara itu, Budi Dalton pun memberikan klarifikasi atas laporan dugaan penistaan agama yang dilakukannya dalam sebuah acara di YouTube belum lama ini.
"Dalam video ini saya sekali lagi mohon maaf. Apabila (video) viral ini jadi bikin gaduh," kata Budi Dalton dikutip dari akun TikTok @rbachjoe234, Sabtu (19/11/2022).
Selain meminta maaf, Budi Dalton juga menerangkan, video yang viral itu sudah dipotong, sehingga hasilnya terkesan menghina Nabi Muhammad. Padahal kata Budi Dalton ia tak bermaksud melakukan hal itu.
Baca Juga: Wejangan Shin Tae-yong Usai TC Timnas Indonesia U-20 Dibubarkan
Diketahui sebelumnya, Wasekjen Persaudaraan Alumni 212 melaporkan Budi Dalton hingga juga Sule ke Mabes Polri karena dugaan penistaan Agama karena mengatakan miras minuman Rasulullah. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar