Suara Denpasar - Komitmen Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam melakukan bersih-bersih di tubuh Kapolri harus disertai dengan penyelidikan yang serius terkait dugaan aliran duit haram tambang ilegal ke Kabareskrim Komjen Agus Andrianto.
Hal tersebut diungkapkan mantan Kabareskrim Susno Duadji dalam kanal youtubenya yang dilihat denpasar.suara.com, Senin (28/11/2022).
Dia mengatakan bahwa kasus pengakuan Ismail Bolong ini bukan sebatas isu. Tapi, sudah merupakan pengakuan yang masuk dalam ranah hukum.
"Ini bikin geger after Sambo," katanya. "Bukan isu ya, tapi pengakuan. Kalau pengakuan orangnya kelas," sebut dia.
Pengakuan Ismail Bolong yang mantan anggota Intel kepolisian tersebut memang bikin geger.
Dalam video testimoni yang dia buat yang akhirnya diklarifikasi dan mengaku di bawah tekanan mantan Karopaminal Divisi Propam Polri Brigjen Pol Hendra Kurniawan.
Ismail Bolong mengaku menyetor uang dari hasil tambang ilegal mencapai Rp 6 miliar.
Untuk menjawab semua tudingan itu, Susno Duadji pun meminta Polri serius dan meminta keterangan dari Ismail Bolong.
Jika ini berita atau pengakuan yang bersangkutan hoax, juga merupakan kasus besar karena memfitnah petinggi Polri dalam hal ini Kabareskrim.
Jika bukan hoax? Kasusnya juga besar karena menyeret petinggi Polri dalam dugaan kasus korupsi beking tambang ilegal. "Apapun yang terjadi ini harus di proses," saran dia.
Susno Duadji yang kini berada di Hanoi, Vietnam menjelaskan kasus ini mesti ditangani dengan serius dan transparan karena sudah menjadi perhatian masyarakat dan video terstimoni juga tersebar di YouTube. Jadi, jika ingin menjaga nama baik Polri kasus ini harus diungkap dengan transparan. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard