Suara Denpasar - Mantan Kabareskrim Polri Komjen Susno Duadji meminta Polri serius mengusut data yang disampaikan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang disampaikan dalam rapat kerja dengan DPR RI belum lama ini.
Selain jumlah uang yang begitu fantastis mencapai ratusan miliar. Data yang disampaikan PPATK adalah data yang valid dan akurat.
"Apalagi yang menyampaikan Ketua PPATK, Lembaga Intelejen Keuangan di Indonesia. Kebetulan saya pernah berkerja di situ wakil ketua PPATK dan data ini akurat," kata Susno Duadji salah channel youtube nya seperti dikutip denpasar.suara.com, 16 September 2022.
"Apalagi data ini adalah data elektronik dan jejak elektroniknya Ada. Dan tidak ngarang. Nominal sekian atau yang mencurigakan," jelasnya.
Apa yang disampaikan mantan Wakil Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan dan Kapolda Jawa Barat itu sebagai masukan bagi penyidik Bareskrim Mabes Polri.
Sebelumnya, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam Rapat Kerja (Raker) PPATK bersama Komisi III DPR, Selasa 13 September 2022.
Dalam pertemuan tersebut PPATK mengaku menerima laporan 121 juta laporan transaksi judi online atau transaksi yang mencurigakan.
Namun, penyidik Mabes Polri, ingat dia, bukan lagi mengejar soal transaksi 121 juta tersebut. Omzetnya mencapai Rp 155,46 triliun.
Di mana PPATK sudah melakukan pembekuan terhadap 312 rekening dengan nilai Rp 836 miliar.
Di sisi lain, data PPATK sudah mengerucut ke 139 transaksi yang mencurigakan. Artinya data 139 transaksi itu adalah aliran dana atau aliran duit gede.
Baca Juga: Jualan Narkoba, Sejoli Mahasiswa di Denpasar Ditangkap
"Kalau dikaitkan transaksi 120 juta transaksi ini semua bisa kena. Jadi penyidik harus pilah-pilah. Mana pemasang besar, pemasang kecil, atau rekening pihak tertentu," sebut dia.
"Dari jutaan transaksi diciutkan 139 transaksi yang mencurigakan. (Ini yang harus diselidiki) transaksi atas nama siapa? Nomor rekening berapa? Dilembaga keuangan mana? Berapa besar dan berapa banyak uangnya dan berapa kali," paparnya.
Dia yakin, jika pihak Polri mau serius menangani hal ini. Pemilik rekening yang melakukan transaksi mencurigakan dan diduga terkait judi online bisa terungkap dengan mudah.
Apalagi, Kapolri sudah memerintahkan dengan keras untuk membasmi segala macam jenis perjudian dari republik ini. ***
Tag
Berita Terkait
-
Peruntungan Zodiak Cinta dan Karier Jumat Besok 16 September 2022 untuk Zodiak Virgo, Zodiak Capricorn, Zodiak Pisces dan Zodiak Scorpio: Agresif
-
Ramalan Zodiak CINTA Jumat Besok 16 September 2022 untuk Capricorn, Scorpio, Virgo dan Pisces: Tercekik
-
Hamburkan Rp 155,46 Triliun, Bukti Masyarakat Indonesia Doyan Judi Online
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Palabuhanratu, Cara Unik Penyelam Rayakan Kemerdekaan
-
PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
-
Inspirasi French Chic, Gaya Paris yang Elegan dan Modern
-
LRT Sumsel Cuma Rp1.000 saat HUT RI, Cek Jadwal Tambahan Perjalanannya
-
7 Warna Cat Kamar Mandi Terbaik Menurut Feng Shui, Dipercaya Bawa Energi Positif
-
Review Serial Silo Season 1: Adaptasi Novel Wool yang Penuh Teka-Teki Seru!
-
Karhutla Bromo Belum Usai Dihitung, TNBTS Mulai Kaji Total Kerugian
-
Momen Haru Presiden Prabowo Berkaca-kaca Saat Lagu 'Bagimu Negeri' Menggema di Istana Merdeka
-
195 Warga Binaan di Jakarta Langsung Bebas Berkat Remisi HUT ke-81 RI
-
Mayat Perempuan Ditemukan di Sungai Cicatih Sukabumi, Diduga Hilang dari Desa Cisarua