Suara Denpasar - Kasus gugatan perceraian antara Anne Ratna Mustika, Bupati Purwakarta dengan Dedi Mulyadi kini semakin memanas dan berujung saling sindir.
Sebelumnya, Ambu Anne sempat mengatakan bahwa dirinya telah membayarkan hutang bupati sebelum dirinya menjabat, yakni Kang Dedi dengan nominal yang cukup besar.
"Ku abdi dibayarkeun 28 Milyar," ucap Ambu Anne di sebuah acara di Purwakarta.
Diketahui bahwa hutang tersebut adalah dana bagi hasil desa atau DBH.
Hal ini lantas menjadi perbincangan publik, tak sedikit publik yang membela Kang Dedi.
Bahkan, mengetahui hal tersebut telah tersebar di permukaan publik, Kang Dedi lantas buka suara.
Ia mengakui bahwa dirinya memang meninggalkan hutang pemerintah daerah, namun ada alasan di balik hal itu.
"Memang meninggalkan hutang pemerintah daerah, tapi kalau dari sesi kalkulasi ekonomi itu sebenarnya negara diuntungkan. Karena kalau pembangunan dilaksanakan sekarang, maka harga-harganya menggunakan 2017," ujarnya dikutip dari YouTube Kang Dedi Mulyadi.
Lantas, Kang Dedi pun mengaku bahwa dengan rangkaian pembangunan tersebut membuat citra publik yakni Kang Dedi berhasil membangun Purwakarta.
Baca Juga: Link Live Streaming Serbia vs Swiss di Piala Dunia 2022
"Dari rangkaian kegiatan pembangunan yang dilakukan, lahirlah citra publik bahwa Kang Dedi berhasil membangun Purwakarta," ucapnya dengan bangga.
Namun, Kang Dedi mengaku akan siap bertanggung jawab ketika dirinya memang salah dan harus membayarkan hutang tersebut.
"Tetapi ingat, andaikan bahwa uang itu harus dibayar oleh saya secara pribadi, walaupun tidak boleh karena itu uang negara," katanya.
Ia mengaku siap menyerahkan semua aset pribadinya ke pemerintah.
"Andaikan saya katakan, seluruh aset saya, saya serahkan ke pemerintah. Nggak apa-apa saya miskin nggak punya apa-apa yang penting hidup saya tidak merugi," sambungnya menambahkan.
Akan tetapi sampai detik ini masih belum diketahui kejelasan mengenai bagaimana kelanjutan proses perceraian antara Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika.***
Berita Terkait
-
Kang Dedi Mulyadi Tegur H. Aming soal Ngaku Kapok dan Sakit Hati Dampingi Anne Ratna Jadi Wabup Purwakarta
-
Savage! Kang Dedi Mulyadi Balas Sindir Ambu Anne Soal Hutang Rp28 M: Kewajiban Pemerintah Daerah, Bukan Mantan Bupati!
-
Disindir Ninggalin Hutang oleh Ambu Anne, Jawaban Santai Kang Dedi Mulyadi Hingga Siap Beri Seluruh Aset Miliknya!
-
Playing Victim? Ambu Anne Sindir Gedung Kembar Diserobot, Dedi Mulyadi Sadar Diri dan Minta Maaf Sudah Jadi Beban
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Demi Asta Cita, BRI Group Pangkas Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
Biar Valentine Makin Berkesan, Ini 3 Drakor Buat Nonton Bareng Pasangan
-
Kisah Ramadan Pertama Para Mualaf: Antara Adaptasi, Haru, dan War Takjil
-
BRI Group Perluas Akses Hunian Layak dan Perkuat Pembiayaan Inklusif Berkelanjutan
-
4 Anime Romantis Sambut Hari Valentine, Ada Wotakoi: Love is Hard for Otaku
-
Retinol Boleh Dicampur dengan Apa? Ini 3 Rekomendasi Produk yang Aman Dipakai Bersama
-
5 Mobil Kecil Bekas, Efisien dan Cocok untuk Mudik Keluarga Baru
-
Dukung Asta Cita, BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
34 Kode Redeem FF 14 Februari 2026: Klaim Tas Rose Romance dan Siap-siap Map Bermuda Pasir
-
BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%