Suara Denpasar- Dedi Mulyadi mengutarakan alasan utamanya yang tidak akan menghadiri persidangan gugatan sengketa rumah tangga yakni perkara perceraian untuk agenda berikutnya.
Dia sudah menyiapkan dua orang pengacara untuk mewakili kehadirannya sepanjang sidang masih fokus pada materi gugatan.
Dia baru akan hadir jika materi sidang gugatan perceraian di Pengadilan Agama Purwakarta ini masuk dalam tahap personal atau sangat membutuhkan kehadirannya secara fisik.
Alasan dia tidak menghadiri sidang gugatan dari Anne Ratna Mustika karena ada tiga hal penting yang saat ini tengah dikerjakan, di antaranya fokus pada bantuan bencana di Cianjur.
"Pertama beri supportting mereka yang terkena bencana alam, jadi setiap malam saya pulang jam 3, sekedar ngobrol di tenda (pengugsi) membuat mereka tertawa," kata Dedi Mulyadi diunggah di akun KDM Channel, dikutip pada Sabtu (3/12).
Kedua dirinya juga tengah fokus pada seorang perempuan yang kini bisa dia entaskan dari dunia prostitusi untuk disalurkan menjadi pekerja di warung sate.
Kemudian alasan ketiga saat ini dirinya tengah membawa seorang bocah yang memiliki kelamin ganda yang sudah dia bawa ke dokter spesialis.
"Ada anak laki-laki punya kelamin ganda, korban perceraian sejak bayi ditinggal ibunya, bapaknya membesarkan penuh kasih sayang," jelasnya.
Kata dia tiga hal tersebut yang bakal dia tuntaskan dalam waktu dekat ini.
Baca Juga: Pemkot Bogor Sebutkan Konversi Angkot BBM ke Listrik Menjadi Salah Satu Pilihan
"Jadi tiga hal ini yang akan saya tuntaskan, di dunia ini ada ribuan masalah, tapi saya tidak bisa banyak menyelesaikannya, tapi saya hanya bisa 1, 2 setiap hari," ungkapnya. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Menaker Sambangi PT Bukit Asam, Tegaskan Pentingnya SDM Unggul dan Keselamatan Kerja
-
Semen Baturaja Buka Suara soal Penetapan Tersangka oleh Kejati Sumsel, Tegaskan Komitmen GCG
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Kansas City Diserbu 650 Ribu Fans Piala Dunia 2026, Pemkot Gratiskan Alat Transportasi Publik
-
Mencekam! 9 Fakta Bus Terjun ke Sungai di Tanggamus Saat Lewati Jembatan Gantung
-
Pemprov Sumbar Bongkar Bangunan Langgar RTRW di Batang Anai, Eksekusi Mulai 16 Februari
-
7 Fakta Mengejutkan Penangkapan Dua Oknum TNI di Babel, Diduga Terlibat Pengiriman Timah
-
Kronologi Penerima Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Tewas Usai Tabrakan di Pacitan
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak