/
Minggu, 04 Desember 2022 | 18:10 WIB
Dedi Mulyadi (Instagram)

Suara Denpasar - Jeritan Hati Dedi Mulyadi di Tengah Korban Bencana Gempa Cianjur, Warga: Neangan Deuilah, Pak Haji!

Diterpa musibah besar dalam rumah tangganya, tak menyurutkan mantan bupati Purwakarta Dedi Mulyadi untuk berbagi.

Pada unggahan kanal Youtube terbarunya bernama Lembur Pakuan Channel, Dedi Mulyadi membagikan uang santunan untuk warga.

Walaupun tidak mencukupi seluruh warga, tapi ia telah berperan dalam menyampaikan jeritan warga melalui kanal Youtube-nya.

Ia mengatakan bahwa relawan ataupun donatur tidak perlu untuk menyalurkan bantuan baju lagi, karena sudah menumpuk.

Yang dibutuhkan warga adalah makanan sehat yang mengenyangkan, serta bumbu untuk melengkapi masakan yang akan dibuat.

“Mohon ya, kalau nanti ngirim ke tempat gempa lagi, udah kirim baju setop dulu, kirim mie instan setop dulu. Sudah kebanyakan kembungeun ngadaharan mie bae unggal poe,” ungkapnya.

Diterjemahkan, sudah kebanyakan, mereka kembung makan mie tiap hari.

“Kirim beras, garam, minyak goreng, telor, bumbu masak, ikan asin,” ungkapnya lagi.

Baca Juga: KLB! Nasib Iwan Bule Terancam? Dukungan Erick THorir Jadi Ketum PSSI Menguat

Setelah menyampaikan pesannya untuk para relawan dan donatur, Dedi Mulyadi menanyakan tentang salah satu keluarga yang ada di tenda itu.

Ternyata, anak istri Iman juga tinggal di tenda darurat yang sama yang ditempati mertuanya, bersama keluarga lainnya.

Mereka mengatakan bahwa rumah-rumah mereka roboh saat gempa, terutama rumah-rumah yang terletak dipinggir.

Mendengar itu, Dedi Mulyadi akhirnya berpantun, “Rumah roboh ada gantinya tapi hati roboh susah gak ada gantinya.”

Warga yang mengetahui masalah yang tengah dihadapi sang mantan bupati Purwakarta itu pun tertawa, mendengar jeritan hatinya.

Mereka lalu menyemangati Dedi Mulyadi untuk dapat segera mencari gantinya, “Neangan deuilah, pak haji,” ungkap warga.

Load More