Suara Denpasar - Jeritan Hati Dedi Mulyadi di Tengah Korban Bencana Gempa Cianjur, Warga: Neangan Deuilah, Pak Haji!
Diterpa musibah besar dalam rumah tangganya, tak menyurutkan mantan bupati Purwakarta Dedi Mulyadi untuk berbagi.
Pada unggahan kanal Youtube terbarunya bernama Lembur Pakuan Channel, Dedi Mulyadi membagikan uang santunan untuk warga.
Walaupun tidak mencukupi seluruh warga, tapi ia telah berperan dalam menyampaikan jeritan warga melalui kanal Youtube-nya.
Ia mengatakan bahwa relawan ataupun donatur tidak perlu untuk menyalurkan bantuan baju lagi, karena sudah menumpuk.
Yang dibutuhkan warga adalah makanan sehat yang mengenyangkan, serta bumbu untuk melengkapi masakan yang akan dibuat.
“Mohon ya, kalau nanti ngirim ke tempat gempa lagi, udah kirim baju setop dulu, kirim mie instan setop dulu. Sudah kebanyakan kembungeun ngadaharan mie bae unggal poe,” ungkapnya.
Diterjemahkan, sudah kebanyakan, mereka kembung makan mie tiap hari.
“Kirim beras, garam, minyak goreng, telor, bumbu masak, ikan asin,” ungkapnya lagi.
Baca Juga: KLB! Nasib Iwan Bule Terancam? Dukungan Erick THorir Jadi Ketum PSSI Menguat
Setelah menyampaikan pesannya untuk para relawan dan donatur, Dedi Mulyadi menanyakan tentang salah satu keluarga yang ada di tenda itu.
Ternyata, anak istri Iman juga tinggal di tenda darurat yang sama yang ditempati mertuanya, bersama keluarga lainnya.
Mereka mengatakan bahwa rumah-rumah mereka roboh saat gempa, terutama rumah-rumah yang terletak dipinggir.
Mendengar itu, Dedi Mulyadi akhirnya berpantun, “Rumah roboh ada gantinya tapi hati roboh susah gak ada gantinya.”
Warga yang mengetahui masalah yang tengah dihadapi sang mantan bupati Purwakarta itu pun tertawa, mendengar jeritan hatinya.
Mereka lalu menyemangati Dedi Mulyadi untuk dapat segera mencari gantinya, “Neangan deuilah, pak haji,” ungkap warga.
Tag
Berita Terkait
-
Tampil Ganteng Maksimal, Ratusan Perempuan Menawarkan Diri Untuk Kang Dedi Lakukan Ini...
-
Dikasihani Dedi Mulyadi, Sopir Ambulans Ini Malah Kasihan ke Kang Dedi karena Digugat Cerai Anne Ratna
-
Serangan Balik, Kang Dedi Mulyadi Kritik Keras Model Rapat Istrinya? Lebih Pilih Hotel dan Habisin Duit Negara
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Generasi Muda Makin Ramai Masuk Bisnis Waralaba, Mengapa Sektor F&B hingga Ritel Jadi Favorit?
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Lolos dari Lubang Jarum, Ekuador Tebas Jerman dan Melaju ke Babak 32 Besar
-
LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar
-
Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan
-
Makan Siang Terakhir di Coban Gede: Keriangan 9 Pelajar SMKN 1 Gempol Berujung Tragedi
-
Cinta untuk Perempuan yang Tidak Sempurna: Teman Teduh Memeluk Kerapuhan
-
Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed
-
DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru