Suara Denpasar – Seorang Kades di Purwakarta skak Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika soal tudingan Kang Dedi Mulyadi melakukan pencitraan. Kades Sukatani, Purwakarta, Abdul Azis Limbong membantah tudingan Anne Ratna terhadap suaminya yang digugat cerai tersebut.
Melalui kanal Youtube Kades Lembur, Abdul Azis mengatakan banyak yang bertanya bagaimana sosok Kang Dedi Mulyadi di matanya. Abdul Azis menjelaskan, dia mengenal Kang Dedi Mulyadi semenjak dia masih SMA.
“Saya kenal sama Kang Dedi Mulyadi dulu beliau itu masih di DPRD,” terang Abdul Azis.
Nah, ketika dia lulus SMA, Kades Abdul Azis mengetahui Kang Dedi menjadi wakil bupati Purwakarta. Saat Kang Dedi menjadi wakil bupati sejak 2003, dia pun mengaku ingat betul ketika Kang Dedi Mulyadi itu sudah turun ke masyarakat.
“Apalagi kalau dia pas lagi puasa, dia akan tidur di mana aja di rumah warga. Ya pekerjaannya begitu dari dulu tuh. Jarang di kantor,” kata dia.
Kades Sukatani, Abdul Aziz menyatakan, setiap pagi, Kang Dedi sudah turun ke warga, sering melakukan dialog dengan warga untuk menyerap permasalahan warga.
“Kalau misalkan dulu Kang Dedi Mulyadi tahu YouTube, semenjak beliau jadi wakil bupati sepertinya di Indonesia ini dialah subscriber yang terbanyak,” kata dia.
“Kenapa saya bilang begitu karena beliau blusukan ke bawah itu dulunya, blusukan ke bawah itu tanpa ada kamera. Banyak hal yang di luar kamera,” jelasnya.
Dia menjelaskan, konten-konten Kang Dedi Mulyadi sebetulnya semua tidak ada yang dibuat-buat.
“Saya berjalan bareng dia menemukan inspirasinya tuh sendiri. Jadi dia tuh tidak pernah di ini sama orang misalkan tim kreatif atau apapun nggak pernah. Saya saksi hidupnya,” terangnya.
Setiap Kang Dedi bertemu masalah masyarakat, Kang Dedi langsung secara spontan melakukan tindakan. Yang penting kamera itu standby semua. Sehingga, tidak ada yang dibuat-buat.
“Makanya banyak yang bertanya ada yang ngomong ini pencitraan itu pencitraan, saya rasa tidak. Karena saya sering ikut dengan beliau. Hampir dipastikan semua konten-konten yang beliau itu semuanya organic. Jadi semuanya tuh spontanitas beliau. Jadi nggak ada yang dibuat-buat,” jelasnya.
Sebagaimana diketahui, Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika menggugat cerai Kang Dedi ke Pengadilan Agama Purwakarta. Di tengah gugatan cerai, Ambu Anne kerap menyerang Kang Dedi yang mantan bupati Purwakarta.
Di antaranya dia menyerang era Kang Dedi Mulyadi jadi bupati Purwakarta yang meninggalkan utang dana bagi hasil (DBH) sebesar Rp28 miliar. Lantas, Ambu Anne menyinggung Kang Dedi kalau jadi bupati itu yang 'leres' (bagus).
“Matakan jadi bupati teh sing leres, entong pencitraan wae, kitu kan, ieu mah pencitraan wae sih, ceurik wae bari jeung ‘hoho’, teuing bener teuing henteu (makanya jadi bupati itu yang bener, jangan pencitraan melulu, dia pencitraan melulu sih, jangan nangis melulu, gak tahu nangis benar atau pura-pura),” kata Ambu Anne dalam acara Gempungan di Desa Panyindangan, 22 November 2022. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Jreng! Dedi Mulyadi: Nafkah Saya Bantu Anne Ratna Jadi Bupati, Saya Faktor Keberhasilannya
-
Segini Kekayaan Dedi Mulyadi, Bakal Bagi Dua Jika Cerai dengan Anne Ratna?
-
Dedi Mulyadi Blak-blakan Tak Terima Dituduh KDRT hingga Tak Beri Nafkah Anne Ratna
-
Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana Bocorkan Kriteria Calon Suami, Kang Dedi Mulyadi Masuk?
-
Bupati Karawang Cellica Malah Unggah Foto Bareng Istri Kang Dedi Mulyadi, Anne Ratna Mustika
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Pemprov Jatim Raih 2 Penghargaan Garuda AI Impact Summit
-
Mind Corner di Liga Universitas 2026, Ruang Menyadari Pentingnya Kesehatan Mental dan Perdamaian
-
Bukan Sekadar Teknologi, AI Ternyata Juga Bisa Tingkatkan Kualitas Hidup Manusia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Berulang Kali Digosipkan Pencucian Uang hingga Suap, Raffi Ahmad Trauma Bekerja di Pemerintahan?
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?