Suara Denpasar – Video Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menyindir suaminya, Kang Dedi Mulyadi kembali ramai jadi perbincangan. Dia menyebut Kang Dedi Mulyadi dengan sebutan ‘bupati baheula’ yang doyan pencitraan dan nangis. Sebelumnya, dia juga pernah menyebut ada ririwa (hantu) yang memengaruhi parda kepala desa untuk memusuhi Bupati Anne Ratna.
Kali ini serangan Bupati Anne Ratna disampaikan saat berpidato dalam Gempungan di Desa Panyindangan, Kecamatan Sukatani, Purwakarta, Selasa (22/11/2022). Dia menyinggung soal utang dana bagi hasil (DBH) ke desa yang merupakanw warisan Dedi Mulyadi, sang suami yang saat ini digugat cerai ke Pengadilan Agama Purwakarta.
Anne Ratna menyebut bupati Purwakarta sebelumnya, yakni Dedi Mulyadi mewarisi utang DBH ke desa sampai 3 tahun. Namun, sudah dibayar di zaman Buati Anne Ratna hanya setahun sebesar Rp28 miliar. Sedangkan dua tahun lagi belum dibayar sampai sekarang.
Video pidato Anne Ratna itu di antaranya tayang di kalanl Youtube Infoka TV dan kanal Youtube Septio Septio Ali Reza. Untuk yang paling lengkap ada di Youtube Infoka TV. Akan tetapi, video yang paling banyak ditonton digeruduk komentar netizen adalah yang ada di Youtube Septio Ali Reza.
Pernyataan Anne Ratna ini dalam Bahasa Sunda, hanya beberapa dalam Bahasa Indonesia. Untuk terjemahannya kurang lebih sebagai berikut:
Selama saya bupati dan wakil bupati menjabat tidak akan meninggalkan utang, bener atau tidak bapak camat, bapak kades, betul atau tidak, baik atau tidak?
Tidak akan utang DBH (dana bagi hasil, red) tidak akan utang Siltap (penghasilan tetap untuk aparatur, red), baik (atau) tidak, suka telat gak selama saya jadi bupati.
Tapi sudah baik itu malah sering diomongin saja, giliran gak ketemu masyarakat (blusukan) dibilang aneh-aneh. Tapi alhamdulillah di desa ini Pak Kadesnya baik banget. Pak camatnya juga baik. Ada yang kayak gitu.
Padahal zaman saya Siltap gak pernah telat, DBH dibayarkan terus. Zaman dulu, bupati sebelum saya sampai dengan sekarang masih punya hutang DBH 2 tahun, maunya dibayarin sama bupati yang sekarang, 'kamu tuh gak tahu malu'
Harusnya (utangnya, red) tiga tahun tapi sudah dibayarin setahun, sudah dibayar 28 miliar, soalnya takut ditagih sama desa, bener gak Pak Jaya (kepala Dinas PMD Purwakarta, red)?
Sekarang dua tahun lagi dibiarkan saja lagi buat bantuan ke Dewan sekarang biar ketahuan, siapa yang utang siapa yang bayar.
Makanya jadi bupati itu yang bener, jangan pencitraan mulu, jangan nangis mulu, nggak tau beneran atau gak.
Dua tahun pak kades, DBH zaman bupati baheula dibayarin, zaman Ambu Anne DBH tidak pernah tidak dibayarkan, selalu dibayar, betul tidak.
Sekarang minta dibayarkan. Hem, tidak akan aku bayarkan, lu yang utang gua yang bayar, enak aja lu. Hahaha. Astaghfirullah haladzim.
Tuh gitu buk, saya mah orangnya lempeng saja. Saya itu bupati yang aturan, bodo amat mau diomongin teman, yang penting sesuai aturan.
Berita Terkait
-
Hasil Survei: Penampilan Dedi Mulyadi Mirip Paranormal, Suka Klenik Hingga Soal Kebijakan Kontroversial
-
Di Hadapan Mahasiswi Canti Ini, Kang Dedi Mulyadi Didoakan Segera Dapat Jodoh, yang Satu Saja Belum Kelar
-
Kang Dedi Mulyadi Boyong Keluarga Korban Bencana Cianjur ke Hotel, 'Maaf Hanya Beberapa Orang Saja'
-
Kang Dedi Mulyadi Enggan Menangis karena Masalah Pribadi dengan Anne Ratna, Tapi Soal Ini
-
Kang Dedi Ibaratkan Dirinya Radio Tua; Suara Duda Harapan Bangsa, Menggema di Hati Emak-Emak Indonesia
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Tangan Diborgol, Arinal Djunaidi Tertunduk Digelandang ke Bui
-
Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer
-
Peran Dul Jaelani dalam Hubungan El Rumi-Syifa Hadju Baru Terungkap, Sederhana tapi Manis Banget
-
Mengenal 'Black Box' Kereta Api yang Bisa Ungkap Penyebab Tabrakan Argo Bromo Anggrek di Bekasi
-
Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?
-
Ada Ustaz Iseng Chat WA Syekh Ahmad Al Misry di Tengah Kasus Pelecehan, Dibalas Begini
-
Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL
-
Poin Persib Bandung Sama dengan Borneo FC, Beckham Putra Buka Suara
-
Penampakan 'Taksi Ijo' Biang Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur
-
Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK