/
Kamis, 08 Desember 2022 | 15:02 WIB
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Bali Ni Nyoman Sri Widhiyanti sidak ke sejumlah SPBU di kota Denpasar (Istimewa)

Suara Denpasar - Hasil sidak Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Bali Ni Nyoman Sri Widhiyanti ke sejumlah SPBU di kota Denpasar dan juga Pertamina ditemukan fakta yang mengejutkan.

Ternyata kuota hampir sebagian besar SPBU di Bali untuk bahan bakar minyak (BBM) Bersubsidi jenis solar dan pertalite di tahun 2022 ini sudah habis. 

Terang Widhiyanti, sidak yang dilakukan di SPBU I diketahui ketersediaan solar sempat kosong, namun per tangggal 06 Desember 2022 telah mendapat pengiriman yakni sebanyak 13.000 liter untuk solar dan 5.000 liter pertalite.

"SPBU II tidak ada solar dan pertalite. SPBU III diketahui kosong total dan SPBU tutup," ungkapnya dalam rilis yang diterima denpasar.suara.com, Kamis (8/12/2022).

Sedangkan pada sample SPBU IV, diketahui  masih menunggu pengiriman untuk solar dan pertalite, dijadwalkan sore hari pengiriman telah sampai. Saat ini BBM yang aman adalah pertamax turbo dan Dextlite.

"Setiap pihak yang dimintai keterangan di SPBU tersebut mengungkapkan bahwa benar kuota Solar untuk tahun 2022 per SPBU telah habis," terangnya. ***

Load More