Nurcahja mengakui hal itu bisa saja. Akan tetapi, dia kembali menyatakan bahwa itu kembali ke kebijakan politik pimpinannya.
“Kebijakan itu sifatnya politis. Pertanyaannya, Dewan-nya kenapa gak kritis?” tanya Kang Dedi.
Akhirnya, Ketua DPRD Purwakarta, Ahmad Sanusi mengaku sebetulnya saat pembahasan anggaran pihaknya sudah memberi masukan agar penyediaan kendaraan dinas sekitar Rp6,5, bisa dialihkan ke kebutuhan yang lain.
“Tetapi bupati yang memaksakan itu harus. Karena ini kebijakan,” kata Sanusi.
Begitu juga ada alokasi beli sepeda motor untuk desa. Anggarannya sebesar Rp5,6 miliar. Kang Dedi menanyakan anggaran dari mana. Sanusi mengatakan itu dari Pemkab Purwakarta.
Kang Dedi Mulyadi pun menjelaskan, harusnya anggaran bagi-bagi motor untuk desa itu sebetulnya bisa menggunakan mekanisme DBH. Artinya, Pemkab Purwakarta tidak perlu memberi sepeda motor ke desa, melainkan cukup membayar utang DBH, yang kemudian DBH itu bisa diarahkan untuk membeli motor setiap desa.
Hal ini seperti yang terjadi saat DBH untuk desa diarahkan untuk membeli ambulans. Sehingga setiap desa memiliki ambulans.
Secara hitungan, kalau dana untuk membeli kendaraan dinas dan motor untuk desa itu dikumpulkan, sudah ada Rp12 miliar, tinggal geser-geser anggaran lain, untuk menutup utang DBH yang sebesar Rp19,7 miliar.
“Jadi, motor terbeli, utang DBH terbayar,” kata pendiri dan mantan ketua HMI Cabang Purwakarta ini. (*)
Berita Terkait
-
Ambu Anne Siap-Siap Saja, Kang Dedi Akan Ungkap Uang Miliaran Biaya Kampanye Jadi Bupati di Depan Hakim
-
Kang Dedi Mulyadi Telanjangi Kebijakan Anggaran Istrinya Memimpin Purwakarta: APBD Naik, Pembangunan Turun
-
Hati-hati! Dedi Mulyadi Kantongi Identitas Penyebar Video Viral Anne Ratna Mustika: Pelanggaran UU ITE
-
Sedih! Dedi Mulyadi Bandingkan Nasib Dirinya dengan Ryan Dono: Masuk ke Ruang Pengadilan Agama Itu Jauh Lebih Menyakitkan
-
Dedi Mulyadi Ungkap Cerita Cinta yang Kandas, Warga: Jangan Buang Waktu, Kalau Ada yang Pasti Kenapa Harus Menunggu
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Keruwetan Aturan Rokok, Bikin Investasi di Industri Hasil Tembakau Seret
-
Ganti 13.000 KM Pipa Tua Jakarta, PAM Jaya Siapkan Proyek Jumbo Rp22,8 Triliun
-
BUKA Kantongi Pendapatan Rp 4 T di Semester I 2026, Ditopang Segmen Gaming
-
Tragedi Menyalip di Sampang: Ibu Muda Tewas Terhempas, Bayi 8 Bulan Alami Patah Tulang
-
Dari Rollover hingga Digital Trust, Begini Strategi Indosat Menindaklanjuti Putusan MK
-
Debut Gila Mitchell Baker, Media Vietnam: Ancaman Serius, Senjata Mematikan Timnas Indonesia
-
4 Zodiak yang Diprediksi Menarik Keberuntungan Hari Ini 29 Juli 2026, Kamu Termasuk?
-
Ke Depan Tak Ada Lagi Kecelakaan Kereta Api , KAI Kembangkan Teknologi Baru
-
Petaka MBG: 211 Siswa Kediri Tumbang Keracunan, Program Dihentikan Sementara
-
Memori HP Penuh, Kenapa Kita Seolah Merasa Berat Menghapus File Lama?