Suara Denpasar - Kisah viral pasangan gagal menikah karena mahar sertifikat rumah masih menjadi perbincangan publik, hal ini juga tak lepas dari perhatian Kang Dedi Mulyadi sebagai tokoh masyarakat di Purwakarta.
Diketahui pasangan yang viral, Ryan Dono dan Yessi berasal dari Purwakarta.
Setelah sebelumnya mengundang Ryan Dono, Kang Dedi Mulyadi kini mendatangkan pihak Yessi.
Di kesempatan itu, mantan Bupati Purwakarta ini menanyakan awal mula terjadinya rencana pernikahan kepada Ibu Yessi yang akhirnya berujung dengan konflik.
Ibu Yessi mengatakan pihaknya tak menyangka jika kedatangan keluarga Ryan Dono adalah sebuah lamaran untuk meminang putrinya ke jenjang pernikahan. Dari sanalah permasalahan mulai muncul satu per satu.
Menurut Kang Dedi, bagi setiap orang tua memang melepas anak perempuan ini adalah momen yang sakral.
“Saya itu selalu sedih kalau membicarakan pernikahan anak perempuan ini setelah punya Ni Hyang Ayu,” katanya, seperti dikutip dari Kanal YouTube Dedi Mulyadi, Sabtu (10/12/2022).
Tak ingin memperdalam permasalahan, Dedi Mulyadi pun mencoba untuk menghindari pembicaraan yang bisa memperpanjang konflik.
Seperti diketahui, kisah Yessi dan Ryan Dono menyedot banyak perhatian setelah viral di TikTok.
Baca Juga: Puluhan Transpuan Jogja Mencoba Berdaya Lewat Jogja Incusion Art Festival
Keduanya batal menikah di H-3 pernikahan setelah permintaan mahar sertifikat rumah dari Yessi, sementara itu persiapan pernikahan sudah matang.
Puncaknya, Yessi dan Ryan Dono tak bisa bersanding di gelaran resepsi pernikahan dan dua keluarga terlibat konflik.
Kepada Kang Dedi Mulyadi, Yessi pun mengatakan memiliki harapan agar kedua keluarga bisa dipertemukan supaya permasalahan tidak semakin melebar.
“Harapannya ya sebenarnya pengen ketemu gitu pak, antara dua keluarga ini supaya tidak kemana-mana juga permasalahannya,” kata Yessi.
“Jadi keinginannya adalah kedua keluarga ini bertemu kemudian sudah tidak ada lagi konflik dan tidak ada media sosial yang menggoreng ini terus menjadi konflik. Dan tidak ada lagi orang yang wawancara-wawancara mengadu dombakan?” tanya Kang Dedi. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
Usaha Kang Dedi Mulyadi Satukan Kembali Ryan Dono Dan Yessy, Pasangan Yang Batal Nikah Gegera Mahar Sertifikat Rumah
-
Bikin Nyesek, Dijodohkan dengan Dedi Mulyadi, Bupati Celli Beri Jawaban Menohok
-
Dijodohkan dengan Kang Dedi Mulyadi, Bupati Karawang Silaturahmi dengan Ambu Anne, Ada Apa Tetiba Tutup Komentar?
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Menaker Sambangi PT Bukit Asam, Tegaskan Pentingnya SDM Unggul dan Keselamatan Kerja
-
Semen Baturaja Buka Suara soal Penetapan Tersangka oleh Kejati Sumsel, Tegaskan Komitmen GCG
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Kansas City Diserbu 650 Ribu Fans Piala Dunia 2026, Pemkot Gratiskan Alat Transportasi Publik
-
Mencekam! 9 Fakta Bus Terjun ke Sungai di Tanggamus Saat Lewati Jembatan Gantung
-
Pemprov Sumbar Bongkar Bangunan Langgar RTRW di Batang Anai, Eksekusi Mulai 16 Februari
-
7 Fakta Mengejutkan Penangkapan Dua Oknum TNI di Babel, Diduga Terlibat Pengiriman Timah
-
Kronologi Penerima Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Tewas Usai Tabrakan di Pacitan
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak