Suara Denpasar – Tidak henti-hentinya Bupati Karawang dan Bupati Purwakarta meraih penghargaan. Terbaru keduanya kompak pamer penghargaan yang diraih.
Hal tersebut terlihat dari postingan keduanya di media sosial instagram pribadinya masing-masing @anneratna82 dan @cellicanurrachadiana.
Ambu Anne selaku Bupati Purwakarta memposting penghargaan yang diraih oleh salah satu CV di Purwakarta.
“Alhamdulillah CV. Risman Wijaya Keramik – Plered Purwakarta meraih penghargaan. Bintang 3 IKM OVOP yang diberikan langsung oleh Dirjen Industri Kecil Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian ri,” tulis @ anneratna82.
Tak ketinggalan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana juga memamerkan penghargaan yang diraih. Bukan main, Teh Celli sapaan akrabnya dianugerahi Indonesia Global Awards 2022.
Ia mendapat penghargaan ‘Inovasi Pemimpin Perubahan’. Sertifikat penghargaannya itu ia unggah di instagram pribadinya.
“Alhamdulillah, malam ini menerima Penghargaan Indonesia Global Award 2022 dari Seven Media Asia “Inovasi Pemimpin Perubahan,” tulis @cellicanurrachadiana.
“Saya dianugerahi sebagai The Best Regent Performance atas dedikasi dan capaiannya dalam memimpin Kabupaten Karawang. Beragam variable dinilai, mulai dari kebijakan, pola komunikasi, penerimaan masyarakat, serta efek perubahan yang diraih,” tambahnya.
Postingan itu pun mendapat banjir komentar ucapan selamat dari netizen atas penghargaan yang diraih Teh Celli.
Baca Juga: Kaget! Istri Daniel Mananta Lahirkan Bayi Kuning China, Viola Maria: Saya Bule, Yang Keluar...
Sedangkan politikus lainnya, yang notabene mantan Bupati Purwakarta Kang Dedi Mulyadi rupanya juga sibuk terjun ke masyarakat.
Jabatannya yang saat ini merupakan anggota DPR RI tersebut nampak mengunjungi salah satu rumah warga yang terkena bencana.
Terlihat dari momen yang dibagikan Kang Dedi nampak seorang wanita sedang menjabat tangannya sambil menundukkan badan.
Rupanya wanita tersebut menangis sebab ia menjadi salah satu korban tanah longsor dan hingga kini masih kehilangan anaknya.
“Seorang ibu menangis kehilangan anak laki-lakinya berusia 12 tahun karena tertimpa tanah longsor saat mandi,” tulis Kang Dedi dalam akun instagramnya.
Ia berharap keluarga tersebut bisa pindah ke tempat yang lebih aman agar musibah serupa tidak terulang kembali.
“Semoga mereka bisa pindah ke area yang lebih aman. Sehingga tidak harus bertaruh nyawa ketika hujan tiba setelah satu nyawa generasi hilang,” tukasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
Terkini
-
Mitchell Baker Hat-trick! John Herdman Terkesan dengan Debut Bintang Baru Timnas
-
Pemerintah Tagih Komitmen Mazda Jadikan Indonesia Basis Ekspor ke Australia
-
Perbandingan Kulkas Inverter vs Non Inverter, Mana yang Lebih Unggul?
-
Sepatu Heiden Heritage Buatan Mana? Ini 4 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula dan Pelari Pro
-
Dulu Lokal, Sekarang UMKM Tenun Ini Sukses Tembus Pasar Ekspor via Program BRI
-
Furious Mengkritik Sistem yang Sering Gagal Melindungi Korban Kekerasan
-
Percakapan Lodewyk Pusung dengan Istri jadi Bukti Kasus Korupsi MBG
-
Gempa Bumi Jepang Hari Ini Lumpuhkan Listrik Hingga Kereta Cepat, Peringatan Tsunami Dicabut
-
Membaca Es Krim Pertamaku: Luka Batin Tak Selalu Sembuh oleh Waktu
-
Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman