Suara Denpasar - Proyek rehabilitasi Jalan Sedap Malam, Denpasar, penggarapannya dinilai asal-asalan dan malah membahayakan pengguna jalan.
Mengingat, proyek dengan nilai kontrak miliaran atau tepatnya Rp 9.263.070.000 itu hanya terlihat selesai di awal dan ujung proyek saja. Sementara di tengah masih penggarapan saluran air dan juga belum di aspal.
Di sisi lain, proyek dengan tanggal kontrak 16 Juni 2022 di supervisi PT. Kencana Adhi Karma dan penyedia CV. Selaras Abadi jika tidak dilakukan perbaikan akan berbahaya bagi pengendara yang melintas.
"Ada beberapa saluran yang belum di bersihkan. Dan, bereman di mana lebih tinggi badan jalan dari pada bereman, perlu di buatkan bereman di cor sehingga tidak bereman rata jalan.
Jika ada pengendara jalan di pinggir tidak jatuh, dan jalan tidak cepat rusak, dan ada beberapa saluran yang belum di perbaiki," protes Made S terkait proyek ini kepada denpasar.suara com, Sabtu (10/12/2022).
Harapannya tentu, Pemkot Denpasar jangan sampai dikadali dengan proyek yang penggarapannya terkesan asal-asalan.
Apalagi, itu menggunakan dana dari rakyat dengan sumber Dana Alokasi Khusus atau DAK.
"Cara pengerjaan sepertinya asal-asalan, di mana pengecoran pada saat pembuatan saluran tidak lurus dan seperti ular. Ada di beberapa lokasi hanya di buat cor diding saluran hanya satu sisi, perlu di pertanyakan juga apakah waktu pelaksaannya sudah melewati masa waktu pelaksanaan," ingat dia.
Dia juga mengkritik cara kerja kontraktor yang masih kurang dalam penerapan K3, seperti pengunaan alat APD dan rampu rambu keselamatan pekerja, serta rambu keselamatan pejalan juga dinilai kurang. "Mohon instansi terkait memperhatikan rekana tersebut," harap dia. ***
Baca Juga: Mangkir Terus, Jaksa Bisa Panggil Paksa Saksi Dugaan Penyimpangan Dana SPI Unud
Tag
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Memanas! Tiga Anggota DPRD Kota Madiun Walk Out dari Paripurna KUA-PPAS 2027
-
Belanja Auto Dicap Boros? Perempuan dan Dilema Nikmati Hasil Kerja Sendiri
-
Mitsubishi Xforce Apakah Pakai Sunroof? Ini Perbandingannya dengan Versi Lawas
-
Jelang Lawan Vietnam, Media Tetangga Sindir Timnas Indonesia dengan Bendera Belanda dan Australia
-
Tawarkan Bunga Ringan, Penyaluran KUR Perumahan dan FLPP BRI Dominasi Kuota Nasional
-
Tegas! 17 SPPG di DIY Ditutup, Buntut Kasus Keracunan hingga Masalah Izin
-
Klaim Dikriminalisasi Febrie Adriansyah Dipertanyakan, Jangan Semua Tersangka Mengaku Jadi Korban
-
Akhirnya PWI Resmi Cabut Laporan Polisi terhadap Hotman Paris
-
Anggota DPRD DKI Bongkar Dugaan Praktik Culas Trayek Mikrotrans: Saya Pernah Ditawari Rp4 Miliar
-
Totalitas Tanpa Batas! Para Pemain Bapakmu Kiper Wajib Latihan Bola Sebelum Kontrak