Suara Denpasar - Sempat dijuluki pasangan paling tersayang di Purwakarta. Kini bahtera rumah tangga Dedi Mulyadi dengan Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika berada di ujung tanduk.
Menyusul gugatan cerai yang dilayangkan Neng Anne, sebutan Anne Ratna Mustika kepada Kang Dedi di Pengadilan Agama (PA) Purwakarta.
Aura perpisahan memang kental terasa. Bahkan, Neng Anne sudah tidak memanggil dengan sebutan sayang "Ayah" kepada anggota DPR RI tersebut.
Terkadang, dia hanya menyebut beliau ada nama terang Kang Dedi. Namun, tidak demikian dengan Kang Dedi.
Bahkan netizen beberapa kali mengingatkan agar Kang Dedi untuk segera move on dan melupakan sosok wanita yang dinilai kacang lupa kulitnya itu.
Namun, suara sumbang warganet itu tak pernah digubris oleh mantan bupati Purwakarta dua periode itu.
Kang Dedi masih menaggil Anne Ratna Mustika dengan panggilan sayang "Ambu" yang berarti ibu dalam bahasa Sunda lawas.
Bukan hanya itu saja, Kang Dedi selain menyoroti prilaku Neng Anne yang belakangan suka ke dukun atau paranormal.
Juga memberikan nasehat agar sang istri waspada. Khususnya pada sosok berinisial M yang dulu adalah timses pihak lawan politik dan kalah dalam pilkada.
Baca Juga: Perjodohan Kang Dedi Mulyadi dan Bupati Karawang Cellica Terhalang, Bukan karena Ambu Anne, Tapi Ini
Sosok M ini juga anti dengan Kang Dedi. “Sekarang sangat dekat dengan embu dan sering ngajak embu ke pananyaan-pananyaan dan itu bukan tradisi kami,” begitu kata ayah tiga orang anak itu dalam suatu kesempatan di Pengadilan Agama (PA) Purwakarta.
Sekadar diketahui, M ini tiga kali gagal sebagai timses di Pilkada Purwakarta, yakni Pilkada 2008 dan Pilkada 2013 saat Kang Dedi mencalonkan diri sebagai bupati Purwakarta, dan Pilkada 2018 saat Ambu Anne berpasangan dengan H. Aming menjadi calon bupati dan wakil bupati Purwakarta.
“Dia punya dendam politik pada saya karena selalu gagal dalam pilkada di Purwakarta. Nah sekarang ada di melingkar,” paparnya.
Diduga sebagai langkah untuk melampiaskan kemarahan dan dendamnya, M kini memanfaatkan Neng Anne untuk menyerang dirinya.
“Itu harus hati-hati karena bagaimana pun saya adalah ayah dari Nyi Hyang Ayu dan Yudistira. Jadi kan suami ada mantannya, tapi ayah dari anak-anaknya gak ada mantanya,” ujarnya.
Apalagi, jika bicara kekuasaan tentu ada batasnya. Ingat dia, bulan September 2023 Neng Anne mengakhiri jabatan, dulu yang dekat akan menjauh. “Dan bisa jadi malah menjadi lawan Ambu. Hati-hati dalam politik,” ulangnya lagi. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Empang Baru Melaju sebagai Desa Produktif Berbasis Kolaborasi dan Inovasi
-
Sinergi Warga dan BRI Bawa Desa Empang Baru Kian Berdaya Saing
-
Ekosistem Usaha Terintegrasi, Empang Baru Jadi Desa Ekonomi Mandiri
-
Sentuhan Program Desa BRILiaN Percepat Kemajuan Empang Baru
-
Desa Empang Baru Perkuat Ekonomi Lewat Bantuan BRI dan Digitalisasi Keuangan
-
BUMKam Mekar Sari Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa Empang Baru
-
Dari Ting Ting Jahe hingga Kerambah Apung, Empang Baru Kian Produktif Bersama BRI
-
Kolaborasi dan UMKM Dorong Kebangkitan Ekonomi Desa Empang Baru
-
Desa Empang Baru Tumbuh Dinamis Lewat Ragam Usaha dan Kolaborasi Warga
-
Terus Bergeliat, Pemberdayaan BRI Ungkit Perekonomian Desa Empang Baru