Suara Denpasar – Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik Narasi Institute, Achmad Nur Hidayat, memberikan tanggapannya perihal video Bupati Meranti Muhammad Adil yang mencurahkan kemarahannya di hadapan staf Kementerian Keuangan (Kemenkeu) viral beberapa waktu lalu.
Adil meluapkan kekesalannya kepada Kemenkeu perihal kebijakan Dana Bagi Hasil (DBH) minyak di daerahnya yang dirasa sangat tidak adil.
Bupati Meranti tersebut pun sampai melontarkan sebuah perkataan yang tidak senonoh dengan menyebutkan Kemenkeu hanya berisikan iblis dan setan.
Selain itu, Adil pun mengancam akan memisahkan diri dari tanah air serta mengancam akan melakukan gencatan senjata.
Melalui kanal YouTube pribadinya, Achmad Nur Hidayat, mengatakan bahwa Adil melakukan hal yang didasari untuk memperjuangkan sebuah keadilan.
“Apa yang disampaikan Pak Muhammad Adil adalah beliau sedang memperjuangan persoalan keadilan,” ucapnya dilansir dari kanal YouTube pribadinya, Selasa 13 Desember 2022.
Perihal ancaman ingin memisahkan diri dari Indonesia dan akan melakukan gencatan senjata, Achmad meyakini hal tersebut merupakan puncak kekesalan dari seorang kepala daerah.
Achmad juga menambahkan situasi yang sedang menimpa Bupati Meranti ini mungkin juga menimpa kepala daerah lainnya.
“Saya kira kalimat beliau itu suatu kekesalan yang sudah memuncak dan saya kira ini dirasakan oleh daerah lain terutama penghasil minyak,” ucap Achmad.
Baca Juga: Kabar Menarik Menko Marves: Pemerintah Tengah Bahas Subsidi Kendaraan Listrik
Dana Bagi Hasil (DBH) memang sudah ditetapkan di UU Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah (HKPD) UU No.1 Tahun 2022.
Jadi bukan sebuah hal yang mengherankan apabila keluhan Adil itu bisa terjadi menurut Achmad.
“Memang dalam perhitungan UU ini terkesan tidak adil karena daerah minyak yang dikeruk hasil minyak dan gas-nya itu sebenarnya punya risiko lebih besar dibandingkan daerah lain yang tidak punya minyak,” tambahnya.
Sebagai informasi, Adil meluapkan kekesalannya dihadapan Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Luky Alfirman, perihal DBH Migas dimana masyarakat tidak mendapatkan keadilan.
“Kemarin waktu zoom dengan Kemenkeu tidak bisa menyampaikan dengan terang. Didesak-desak barulah menyampaikan dengan terang bahwa $100/barel,” ucap Adil pada video yang viral itu.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari Bupati Meranti perihal komentar yang dilontarkan oleh Achmad Nur Hidayat tersebut. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
Terkini
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Bitcoin Kembali ke Level USD 70.000: Akumulasi Nyata atau Jebakan Bull Trap?
-
5 Mobil Kecil Bekas Punya Suspensi Empuk, Nyaman untuk Lansia
-
Potret Toleransi di Kalbar: Kisah Pak Udin, Muslim Tuli yang Bekerja di Vihara Sungai Kakap
-
Ferdinand: Polri Tetap di Bawah Presiden, Jangan Kerdilkan Institusi
-
5 Rekomendasi Baju Lebaran Cheongsam Cantik untuk Tampil Beda di Hari Raya
-
Ngeri! Media Ini Kritik Keras Jay Idzes CS: Tidak Pernah Mampu Melakukannya!
-
Rekomendasi Liburan Imlek Sesuai Shio: Dari City Escape sampai Healing di Alam
-
Kunci Jawaban Biologi Kelas XII Aktivitas 3.8 Halaman 150
-
Realme 16 5G Lolos Sertifikasi Komdigi: Siap Masuk ke Indonesia, Mirip iPhone Air