/
Rabu, 14 Desember 2022 | 09:37 WIB
Bupati Meranti Muhammad Adil (intsgram @muhammad_adil_riau)

Suara Denpasar - Bupati Kepulauan Meranti dipanggil anak buah Jokowi, pernyataan resmi Kemendagri soal Muhammad Adil.

Perseteruan antara Kemenkeu dengan Bupati Meranti Muhammad Adil berbuntut panjang.

Sebutan iblis di Kemenkeu ditanggapi serius oleh Kemendagri dan akhirnya memanggil Bupati berusia 50 tahun tersebut.

Atas panggilan tersebut, Muhammad Adil mendatangi Kemendagri pada Senin lalu. Ia bertemu dengan Sekjen kemendagri Suhajar Diantoro.

Sebagaimana dikutip dari Antara, Kemendagri memberikan banyak wejangan pada suami dari Rinarni tersebut. Utamanya soal etika berkomunikasi.

"Apa yang menjadi kegelisahan dan harapan Bupati kepulauan Meranti sebenarnya bisa dikomunikasikan dan diselesaikan secara baik-baik," sebut Suhajar.

Menurutnya, di tengah era keterbukaan seperti saat ini maka apapun yang dilakukan oleh seorang pejabat, apalagi bupati maka akan mudah diketahui oleh publik.

Kegaduhan merupakan hal yang tidak elok dan sudah seharusnya dihindari. Tujuannya untuk menjaga iklim kondusifitas di masyarakat.

Untuk itu, ia meminta Muhammad Adil untuk berbenah dalam bertutur kata serta berkomunikasi dengan orang lain atau lembaga lain.

Baca Juga: Apple Berencana Hadirkan Fitur Instal Aplikasi di Luar App Store ala Android

Sebagaimana diketahui, dalam rakornas Pengelolaan Pendapatan dan belanja Daerah di Pekanbaru beberapa waktu lalu, Bupati Meranti mencak-mencak.

Bahkan Muhammad Adil sampai menyebut kemenkeu diisi oleh iblis. Penyebabnya adalah dana bagi hasil migas yang dinilai terlalu kecil dan tak adil untuk rakyat Meranti.(*)

Load More