Suara Denpasar-Akun Instagram @lambegosiip mengunggah video kang Dedi Mulyadi berkunjung ke rumah Yessy, wanita yang viral batal menikah dengan Ryan Dono karena meminta sertifikat rumah. Video itu sebenarnya adalah potongan video dari kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi sendiri.
Dalam video itu, tampak Kang Dedi Mulyadi mengunjungi rumah Yessy yang terbilang cukup sederhana. Lalu ada moment dimana kang Dedi Mulyadi membuka isi kulkas keluarga Yessy.
Pada video itu juga menunjukan tampak berantakannya rumah kelurga Yessy. Belakangan video itu jadi ramai. Tanggapan beragam pun dilontarkan netizen di kolom komentar.
Banyak netizen yang menyayangkan tindakan Kang Dedi Mulyadi yang seolah mempermalukan keluarga Yessy.
"Niat banget mempermalukan keluarga org. Walaupun dia sudah mempermalukan dirinya sendiri seharusnya bapak jgn terlalu ikut campur sampai sebegitunya," kata akun @wiwit wianti**.
"Beliau niatnya berkunjung apa membantu kah,observasi kah atau unboxing rumah org," ujar akun @sya.**. Ada pula netizen yang menganggap aksi kang Dedi Mulyadi tak penting. Sebagai soerang pejabat negara, mengunjungi rumah Yessy merupakan sesuatu yang tak menjadi prioritas.
"Jangan sampai kedengaran org luar ya malu banget gw pejabat ngurus ginian bikin org lagi jadi terinspirasi berulah biar viral mending berkunjung ke panti asuhan panti jompo atau gak anak berkebutuhan khusus gimana," imbuh akun @jeslen**.
Bahkan ada netizen yang menyebut suami dari Anne Ratna Mustika itu tak punya wibawa. "Semakin kesini semakin nggk ada wibawanya," timpal akun @luvieese**. Alis kang Dedi Mulyadi mengunjungi rumah Yessy dianggap tak ada urgensinya.
Mereka menganggap aksi tersebut karena Yessy viral dan Kang Dedi ingin mengambil keuntungan dari sana. "Lagian pejabrut urgensi nya apaan dah berkunjung ke rumah dia? Karena viral doang, kalo gak ya gak bakalan kesitu," jelas akun @mskunco**.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Menaker Sambangi PT Bukit Asam, Tegaskan Pentingnya SDM Unggul dan Keselamatan Kerja
-
Semen Baturaja Buka Suara soal Penetapan Tersangka oleh Kejati Sumsel, Tegaskan Komitmen GCG
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Kansas City Diserbu 650 Ribu Fans Piala Dunia 2026, Pemkot Gratiskan Alat Transportasi Publik
-
Mencekam! 9 Fakta Bus Terjun ke Sungai di Tanggamus Saat Lewati Jembatan Gantung
-
Pemprov Sumbar Bongkar Bangunan Langgar RTRW di Batang Anai, Eksekusi Mulai 16 Februari
-
7 Fakta Mengejutkan Penangkapan Dua Oknum TNI di Babel, Diduga Terlibat Pengiriman Timah
-
Kronologi Penerima Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Tewas Usai Tabrakan di Pacitan
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak