Suara Denpasar- Denise Chariesta mengaku harus utang kanan kiri untuk buka usaha rangkai bunga di Bali.
Dia terpaksa melakukan utang kanan kiri kepada pihak lain karena tidak punya modal untuk membuka usaha bunga yang sudah lama dia geluti di Jakarta.
Utang terpaksa dia lakukan lantaran tidak ada pemasukan, terlebih dia sendiri juga sudah banyak diboikot pemilik podcast gara-gara ada artis yang memprovokasi pemilik Podcast.
Perihal utang untuk buka usaha bunga di Bali ini dikatakan Denise Chariesta saat ditanya sampai kapan cerita soal Da Tau Series yang membongkar aib dirinya sendiri dan sosok RD yang merupakan suami dari artis terkenal di Indonesia ini.
"Niat awal hanya dua podcast, tapi tidak kesampaian, akhirnya bikin datau series, datau series habis ini kelar, besok Da Taus series 10 (dari 11 series) akan tayang," jelasnya seperti yang dia unggah di akun instagramnya, dikutip pada Senin (19/12).
Namun dia akan mempertimbangkan untuk melanjutkan Da Tau season 2 jika dirinya mendapatkan ancaman lagi.
"Secara yang kita lawan kan orang kaya. Kalau Denise apa tuh, buka usaha bunga di Bali saja utang kanan kiri, gak punya modal, Denise harus berusaha utang kanan kiri," ungkapnya.
Saat ini Denies tengah membuka usaha jual bunga di Bali, saat ini dia juga tengah membuka lowongan kerja untuk tenaga marketing dan digital marketing.
Syarat untuk bisa bekerja dengan Denise Chariesta merangkai bunga adalah dia harus orang Bali dan bisa bahasa Inggris. ***
Baca Juga: Piala Dunia 2022: Kylian Mbappe Amankan Gelar Top Skor, Lionel Messi Pemain Terbaik Turnamen
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
3 Mandat Baru dari Prabowo untuk OJK di Momen 17 Agustus, Apa Saja?
-
Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan
-
PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur
-
Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung
-
Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang
-
Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen
-
Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?
-
Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan
-
Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian
-
Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo