/
Senin, 19 Desember 2022 | 11:40 WIB
Pesan Villa di Bali, Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar Tertipu Rp65 Juta, Begini Kronologinya (AHHA)

Suara Denpasar - Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar mengaku ditipu saat pesan villa di Bali untuk liburan tahun baru nanti.

Aurel Hermansyah sebelumnya mengaku kesulitan mendapatkan villa karena sudah banyak dibooking, sampai akhirnya ia menemukan sebuah agent di instagram.

Meski merasa ada keraguan lantaran harga yang ditawarkan sangat miring, namun Aurel Hermansyah tetap memesannya.

Dia pun memesan dua villa karena berencana memboyong seluruh karyawannya.

“Daripada kita gak dapet lagi, udah lah (bayar aja),” kata Aurel seperti dikutip dari Kanal Youtube AH, Senin (19/12/2022).

“Aku DP dong, aku bayar tuh. Aku tuh udah payment full atau DP, pokoknya aku transfer itu Rp65 juta,” lanjutnya.

Namun kemudian Aurel Hermansyah merasa ada kejanggalan sampai tidak enak hati. Dia pun akhirnya menghubungi agent tersebut.

Sempat tidak merespons akhirnya pihak agent membalas pesan Aurel Hermansyah, namun membatalkan pesanan istri Atta Halilintar ini.

Setelah didesak Aurel, agent tersebut akhirnya mengaku memiliki niatan untuk menipu. Bahkan sampai memelas pada Aurel Hermansyah dengan alasan mencari rezeki untuk makan.

Baca Juga: 3 Manfaat Silica Gel yang Membuatnya Banyak Dipakai untuk Benda Tertentu

Sempat tak ingin membocorkan cerita ini, Aurel Hermansyah pun terpanggil untuk menceritakan pengalamannya agar tidak ada lagi yang tertipu dengan agent tersebut.

“Cuman aku tuh sebenarnya lebih ke kasian sama orang-orang kesana niat mau liburan mau tahun baruan ama keluarga,  terus dia ketipu,” ucapnya.

Apalagi Aurel Hermansyah mengatakan jika bukan dirinya, orang itu tak akan mengembalikan uang yang telah dia berikan untuk booking villa tersebut.

“Kalau ini kan mungkin dia panik karena aku yang ng DM,” kata Aurel.

Bukan tanpa sebab, saat dihubungi oleh salah satu timnya, agent tersebut sama sekali tak memberi respons.

Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar pun berpesan agar tidak tertipu, meski  agent-agent tersebut terlihat profesional dengan menggunakan ads.

Load More