Suara Denpasar – Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika dalam beberapa kali serangannya terhadap Kang Dedi Mulyadi kerap menyebut Pak Jaya. Akibatnya, Ambu Anne mendapat olokan dari netizen ketika curhat di media sosial. Siapa sih Pak Jaya yang sering disebut Anne Ratna Mustika ini?
Dalam beberapa kesempatan, nama Pak Jaya memang disebut Anne Ratna. Seperti saat Anne Ratna mempersoalkan utang dana bagi hasil (DBH) desa. Saat itu, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menyatakan pada era dia memimpin harus membayari utang DBH pada era Dedi Mulyadi sebagai bupati Purwakarta.
Dalam kesempatan itu, Anne Ratna pun menyebut nama Pak Jaya untuk memastikan bahwa di era kepemimpinannya, tidak pernah berutang DBH ke desa.
“Harusnya (utang DBH era Dedi Mulyadi, red) tiga tahun, tapi sudah dibayarin setahun, sudah dibayar Rp28 miliar, soalnya takut ditagih sama desa, bener gak, Pak Jaya?” kata Anne Ratna dalam Gempungan di Desa Panyindangan, Kecamatan Sukatani, Purwakarta, Selasa (22/11/2022).
Pernyataan Anne Ratna yang memanggil Pak Jaya ini pun menjadi bahan olokan para netizen. Ketika Anne Ratna menyindir Dedi Mulyadi lewat instagramnya soal sakitnya Nyi Hyang, beberapa netizen pun meminta Anne Ratna curhat ke Pak Jaya saja, jangan di media sosial.
Pernyataan sejumlah netizen itu disampaikan lewat kolom komentar di postingan Instagram @dedimulyadi71 setelah membagikan video Nyi Hyang Sukma.
“Cepet sembuh anak cantik. Ibu pejabat kalo urusan rumah tangga jangan dibawa-bawa di media sosial curhat sama Pa Jaya aja, Bu. Namanya anak pasti ada sakitnya sariawan, biasa Bu. Sabar Kang Dedi Allah selalu melindungi bapak,” tulis @momleny20 dalam kolom komentar Instagram @dedimulyadi71, Senin (19/12/2022).
“@adesaputra182 leresss pisan, Pak Jaya, teh hahahah,” kata @virnazain16.
“@danielestradasuarga iyaa aneh yaa, kek nggak bisa diomongin baik-baik aja, sensasi wae, leureus teu Pak Jaya,” lanjut @mayangsepty09.
“@mayangsepty09 jadi sok hoyong patepang sareng Bapa Jaya,” terang @teteh_bohay81.
“@teteh_bohay81 Pak Jaya mana Pak Jaya,” ujar @mayangsepty09
“@mayangsepty09 sok atuh ah Pak Jaya mampir yeuh loba mak kece Pak Jaya,” tulis @teteh_bohay81
“Gimana tanggapan Pak Jaya?” @aniwidiani_ningsih.
Lantas, siapa sebetulnya Pak Jaya yang sering disebut Anne Ratna Mustika? Dari penelusuran Suara Denpasar, Pak Jaya diduga Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Purwakarta, Jaya Pranolo S.STP., M.Si.
Sebelum jadi Kepala DPMD Purwakarta, Jaya Pranolo merupakan camat Wanayasa. Pria kelahiran tahun 1978 itu promosi menjadi kepala DMPD Purwakarta sejak Februari 2020.
Dilihat dari gelar pendidikannya, yakni S.STP atau Sarjana Sains Terapan Pemerintahan, Jaya Pranolo merupakan lulusan STPDN atau IPDN pada (2000). Jaya Pranolo asalnya Cirebon.
Berikut Profil Kepala DPMD Purwakarta Jaya Pranolo yang kerap disebut Bupaati Purwakarta, Anne Ratna Mustika dengan panggilan Pak Jaya:
Nama Lengkap: Jaya Pranolo, S.STP., M.Si.
Tempat Tanggal Lahir: Cirebon, 6 Maret 1978
Pendidikan:
- SMAN 1 Cirebon (tamat 1996)
- STPDN (2000)
Riwayat Pekerjaan:
- Bertugas di Kecamatan Pamulihan (2000 – 2001)
- Bertugas di BKD Purwakarta (2001 – 2002)
- Bertugas di Bappeda Purwakarta (2002 – 2005)
- Bertugas di Kelurahan Nagri Tengah (2005 – 2008)
- Bertugas di Bagian Humas & Protokol Setda Purwakarta (2008 – 2014)
- Bertugas di SATPOL PP Purwakarta (2014 – 2016)
- Bertugas di Dishubparpostel (2016 – 2017)
- Bertugas di Kecamatan Sukasari (2017 – 2019)
- Camat Wanayasa (2019 – 2020)
- Kepala DPMD Purwakarta (Februari 2020 – Sekarang).
Demikian Pak Jaya atau Jaya Pranolo, Kepala DPMD Purwakarta yang sering disebut Bupati Anne Ratna Mustika. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Ayah Nikey Jual Sepeda untuk Beli Kusen, Kang Dedi Marah
-
Dedi Mulyadi Bingung Bupati Anne Beli Puluhan Mobil, Ratusan Motor, Rapat di Hotel, Tapi Tak Bisa Bayar Utang DBH
-
Clear! Dedi Mulyadi Jelaskan Kembali Soal Hutang DBH Hingga Istrinya Ambu Anne Ratna Terpilih Jadi Bupati
-
Ketahuan! Sudah Jelekkan Suami, Utang DBH Desa Era Bupati Dedi Mulyadi Ternyata Demi Ambu Anne Sendiri
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Baru Diresmikan, Taman Bendera Pusaka di Jaksel Sudah Dipenuhi Sampah Berserakan
-
Harga Minyak Dunia Ambles 7 Persen, Drama AS-Iran Guncang Pasar Energi
-
Versi Pelaku, Bunuh Cucu Mpok Nori di Malam Takbiran Gegara Cemburu
-
Asal Usul Viral Ejekan You're Fired, Cara Jenderal Iran Merendahkan Donald Trump Selama Perang
-
OJK Batasi TKA di Bank 2026, Wajib Transfer Ilmu dan Kirim Pegawai Lokal ke Luar Negeri
-
34 Kode Redeem FF 24 Maret 2026: Klaim Bundle Black Panther dan Item Spesial Beat Carnaval
-
Serangan Rudal Kiamat Iran Bikin Yerusalem Rusak Parah, Warga Israel Terluka
-
Arti Syawalan dan Sejarah Tradisi Kupatan di Jawa
-
Mengapa Keputusan Negara Gagal Jika Tanpa Diskusi Publik? Menelisik Kasus BOP dan MBG
-
Tangis Keluarga Pecah di Makam Cucu Mpok Nori yang Dibunuh eks Suami