Suara Denpasar - Raden Indrajana Sofiandi, ayah yang tega menendang anak kandungnya sendiri kini harus berurusan dengan polisi. Kepastian itu diungkap oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary.
Kepada wartawan, Kamis 22 Desember 2022, dia menjamin bahwa kasus ini akan diusut tuntas. Tentu dengan standar operasional yang berlaku di kepolisian. "Proses sudah penyidikan," kata Kapolres Kombes Ade Ary.
Untuk diketahui, kasus ini viral menyusul beredarnya video penganiyaan sang anak oleh sang ayah yang kabarnya adalah seorang pejabat eksekutif.
Bahkan, aktivis asal Bali, yakni Ni Luh Djelantik geram dengan kelakuan pria tersebut. Tidak hanya melakukan kekerasan dalam rumah tangga dengan korban sang anak kandung.
Pelaku yang diketahui pernah bekerja sebagai Director PT MPSI at MoneyGram International pada 2016-2018 itu juga diketahui pernah menganiaya sang istri berinsial KE.
Korban mengalami lebam-lebam di sekujur tubuhnya. Sempat dijadikan tersangka, namun jebolan Sarjana Hukum yang juga pernah bekerja sebagai Risk, Compliance, and AML CFT Specialist di OVO dari Juli 2018 hingga Juli 2019, dan Head of Compliance, Risk, and Legal di TrueMoney Indonesia itu akhirnya bisa bebas karena dimaafkan oleh sang istri.
"Ketika dulu di Polda Metro Jaya anda sudah di Tetapkan Menjadi TERSANGKA dan sudah di Tahan. Anda berjanji tidak akan mengulangi Kekerasan, dulu saya belum mengerti apa”, banyak pertimbangan dsb, maka Perkara tsb SP3," demikian tulis KE soal kasus yang menjerat mantan Head of Business Risk and Compliance Lazada dan Bank Neo itu.
"Kurang baik apa saya selalu mengalah dan selalu memikirkan masa depan Anak”??? Kenapa anda tega terus menerus menyiksa dan menyengsarakan kami Bapak Pejabat Eksekutif yang terhormat?," tukasnya seperti dikutip denpasar.suara.com dari laman media sosialnya. ***
Baca Juga: Heboh! Niluh Djelantik Dihina, Disebut Kudis Hingga Kurap, Mantan Politisi NasDem Akan Lapor Polisi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
-
Viral TNI Ikut Hadang Massa Mahasiswa saat Demo di Bundaran HI, Kapuspen: Atas Permintaan Polri
-
Daihatsu Hijet Versi Baru Hadir Mulai 128 Jutaan, Kini Ada Fitur 4WD
-
Kenapa Malam 1 Suro Tidak Boleh Keluar Rumah? Ini Asal-Usul Larangannya
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Juni 2026: Panen 5.000 Gems dan 150 Shard
-
Bukan Hoaks! Syaefudin Wakil Lucky Hakim Resmi Jadi Tersangka Korupsi Rp18 Miliar
-
Bukan untuk Perang, Kenapa Komcad-TNI Dikerahkan Saat Demo Mahasiswa? Ini Kritik Tajam Koalisi Sipil
-
4 Pilihan Mobil 4x4 Bekas Buat Main Tanah, Harga Terjangkau Pas Buat Pehobi
-
47 Kode Redeem FF Terbaru 13 Juni 2026: Panen 200 DM Gratis dan SG2