Suara Denpasar - Seorang pejabat eksekutif di salah satu perusahaan asing di Jakarta dipolisikan karena melakukan kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT.
Dia dilaporkan karena menyiksa anak dan juga istrinya saat keduanya masih tinggal satu atap. Atas kasus kekerasan dalam rumah tangga sang istri akhirnya memilih bercerai.
Namun, sangat disayangkan. Laporan sang istri yang videonya viral dan dibagikan oleh Ni Luh Djelantik di akun Instagramnya itu belum juga mendapat penanganan serius dari aparat kepolisian.
"Woi jangan kasar woi," kata ibunda dari bocah berinisial KV ketika melihat sang anak ditampar dan ditendang.
Dalam video itu juga terlihat sang ibu juga ditarik dari kasur dan dalam posisi telentang di putar-putar oleh pelaku.
"Semoga pelaporan kita di Polres Jakarta Selatan berjalan dengan baik" kata sang ibu seperti dikutip Denpasar.suara.com, Selasa 20 Desember 2022.
"Harus dihukum, mungkin Deddy sekarang bisa senang-senang," sahut KV.
Sementara itu aktivis asal Bali, Ni Luh Djelantik yang merepost video itu juga mengaku gregetan.
"Kamu nantang minta dilaporin. Ok baiklah. PAK POLISI JEMPUT AJA nih orang. Bisa gegar otak anak ini dipukulin kayak gini Tindakan seperti ini sudah pelanggaran berat.
Baca Juga: Berkaca Dari Kasus Aurel, Polda Bali Minta Wisatawan Cari Agen Villa yang Resmi
Mohon agar pihak kepolisian segera menindaklanjuti," tulis dia dalam akun medsosnya.
Dia juga berharap polisi bisa segera menangkap pelaku.
"Dijemput silakan dan kasi paham bahwa apapun alasannya, kekerasan pada anak dan perempuan tak bisa dibenarkan.
Semoga manusia yang memukulnanak kecil ini segera merasakannya dinginnya lantai di balik jeruji besinTerimakasih @divisihumaspolri atas kepedulianbkalian pada rakyat.
#NILUHDJELANTIK @ikeyyuuuu, Stay strong sayang. Untuk anak-anakmu. Pergi dari rumah itu. Tata kembali hidupmu. Biarkan manusia ini membayar perbuatannya di balik jeruji besi," tukasnya. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta