Suara Denpasar – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Jaya Pranolo alis Pak Jaya, sosok yang disebut-sebut Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, akhirnya muncul dalam Youtube Kang Dedi Mulyadi. Dia datang di Kantor Desa Cijunti, Kecamatan Campaka, Purwakarta.
“Ini siapa, Pih?” tanya Kang Dedi Mulyadi kepada Kades Cijunti, Rohata Hardiana alias Apih Rohata dalam Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel, Sabtu (24/12/2022).
“Pak Kadis. Pak Jaya,” jawab Apih Rohata.
“Pak Jaya yang terkenal itu?” tanya Kang Dedi lantas tertawa.
“Muhun, Pak Jaya,” kata Apih Rohata, katanya sambil tertawa
Pak Jaya Pranolo pun senyum-senyum. Kang Dedi Mulyadi melanjutkan, nama Pak Jaya sempat viral. Sampai-sampai banyak netizen yang menanyakan Pak Jaya itu yang mana. Akhirnya, ungkapan 'leres teu Pak Jaya' kembali menggema.
“Pak Jaya sudah viral kemarin. Semua orang nanya, Pak Jaya teh yang mana. Ini Pak Jaya. Leres Pak Jaya?” ucap Kang Dedi Mulyadi.
"Leres (betul)," kata Apih Rohata.
Sebagaimana diketahui, nama Pak Jaya sempat ramai karena pidato Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika. Viralnya nama Pak Jaya lantaran pidato Ambu anne tentang utang dana bagi hasil (DBH)) untuk desa pada era mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.
Baca Juga: Sosok I Made Urip, Anggota DPR Terlama, Kang Dedi Mulyadi Memberi Julukan Unik
Kala itu, Ambu Anne menyindir Dedi Mulyadi yang meninggalkan utang DBH saat lengser dari bupati Purwakarta pada 2018. Bahkan, utang itu dibayar pada zaman Anne Ratna sebagai bupati Purwakarta.
“Harusna mah tilu tahun, tapi nu satahun tos dibayarkeun ku abi harita, da akur keneh harita mah, ku abi dibayarken Rp28 miliar, da bisi ditagih ku Desa, leres teu, Pak Jaya?” kata Anne Ratna Mustika dalam Gempungan di Desa Panyindangan, Kecamatan Sukatani, Purwakarta, Selasa (22/11/2022).
Kurang lebih dia menyatakan, “harusnya (utang DBH era Dedi Mulyadi, red) tiga tahun, tapi sudah dibayarin setahun, sudah dibayar Rp28 miliar, soalnya takut ditagih sama desa. Bener (atau) gak, Pak Jaya?”
Nah, Kang Dedi Mulyadi menyatakan kali ini Pak Jaya tidak perlu menjelaskan soal utang DBH karena sudah dijelaskan Sekda dan BKAD Purwakarta.
Mantan bupati Purwakarta dua periode ini sengaja datang ke Desa Cijunti karena dia ingin membantu desa ini menjadi desa percontohan menjadi smart village atau desa cerdas. Dia pun menyatakan akan menjadi konsultan bayangan untuk Desa Cijunti, bahkan ikut membiayai dari pribadinya untuk desa ini.
Bahkan, Kang Dedi membawa seorang ahli teknologi informasi (IT) untuk membantu Desa Cijunti. Dia berharap Desa Cijunti menjadi desa yang mempertahankan tradisi berbasis IT.
Berita Terkait
-
Kang Dedi Mulyadi: Ibu yang Setiap Hari Berdoa Tanpa Menuntut Apapun, Itulah yang Terbaik
-
Panik Gak? Panik Lah Masa Enggak! Pegawai Desa Cantik Ini Kena Sidak Kang Dedi Mulyadi, Kebingungan Ditanya Anggaran
-
Teu Nyaho? Ambu Anne Ngopi di Cafe Sambil Makan Kue Balok, Netizen Neangan Kang Dedi Mulyadi: Pak Jaya..
-
Siapa Sih Pak Jaya yang Sering Disebut Bupati Purwakarta Anne Ratna hingga Diolok Netizen? Ternyata
-
Anne Ratna Salahkan Kang Dedi via Medsos karena Nyi Hyang Sakit, Netizen: Lebay, Curhat Sama Pak Jaya Aja, Bu!
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
-
Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026
-
Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar
-
Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal