/
Selasa, 27 Desember 2022 | 21:34 WIB
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. I.G.N.G Ngoerah, dr. I Wayan Sudana M.Kes (Suara Denpasar)

Suara Denpasar- Sebagai Rumah Sakit (RS) terbesar di wilayah Nusa Tenggara. RSUP Prof.Dr. I.G.N.G Ngoerah memiliki rencana besar untuk meningkatkan kualitas dan pelayanan kepada masyarakat.

Hal itu tertuang dalam beberapa proyek multi years yang akan berlangsung dari 2022 sampai 2035.

Adapun proyek besar itu seperti diungkapkan oleh Direktur Utama RSUP Prof. Dr. I.G.N.G Ngoerah, dr. I Wayan Sudana M.Kes, kepada denpasar.suara.com adalah untuk tahap satu atau phase 1 (2022-2024) dibangun Estetika, KIA, Poliklinik, Parkir, Klinik Pratama, Geriatri, Bedah Sentral, dan Rumah Jabatan.

Kemudian phase 2 dengan pengerjaan pada tahun 2025-2028. Akan dibangun Gedung Stroke Centre, Gedung Radiologi & Lab, Gedung HD Center, Gedung Support & Service, Intermediate, ICU & PA, dan Gedung Rawat Inap.

"Selanjutnya untuk phase 3 pada tahun 2029-2030 akan dibangun Gedung Kanker, Center, Radiologi, Radiotherapy & Forensik," paparnya, Selasa 27 Desember 2022.

Ada lagi phase 4 dalam periode pengerjaan tahun 2031-2032, berupa Gedung Direksi & Management, Gedung Infeksius.

Terakhir adalah phase 5 pada tahun 2033-2035. Yakni berupa pembangunan Gedung Rawat Inap 2, Gedung Rawat Inap 3, Rehab Gedung, Penataan Lansekap, Penataan-Jalan Gedung Pusat Jantung Terpadu, dan Gedung Installasi Rawat Darurat.

Beragam pembenahan ini perlu dilakukan karena Bali akan mengembangkan wisata medis. Potensi dalam hal beauty and wellnes tentu sangat besar.

"Harapan RSV di Bali sebagai Service Excellent dan I First Choice (mencegah pasien ke luar negeri). Sebagai salah satu Unit Bisnis jangka pendek Bali ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus KesehatanbPenelitian dan Pengembangan BGSi," tukasnya. ***

Baca Juga: Ketika Presiden Jokowi dan Ridwan Kamil Main Latto-latto, Netizen Bilang Nostalgia Masa Kecil dan Meresahkan

Load More