Suara Denpasar - Beredar sebuah video yang sangat memalukan dari suporter Indonesia karena menghadang bus timnas Thailand jelang pertandingan Indonesia melawan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Kamis, (29/12/2022).
Video yang diambil dari dalam bus tersebut, terlihat segerombolan suporter Indonesia menunjukan jari tengah kepada para pemain Thailand yang berada dalam bus. Parahnya lagi, mereka mengguncang-gungcang dan memukul kaca bus tersebut sampai pecah.
Video itu mulai viral pasca diunggah oleh seorang staff pelatih timnas Thailand, Luis Viegas melalui twitternya. Keterangannya pada postingan tersebut menggambarkan kekesalan timnas Thailand karena perlakuan memalukan suporter Indonesia.
"Pertandingan pertama dengan penonton setelah tragedi di Malang! Dimana pihak keamanan?" tulis Luis Viegas di twitternya @luisviegasfoot dikutip pada Jumat, (30/12/2022).
Video postingan Luis Viegas itu ditonton hampir mendekati 100ribu kali dan di retweet mendakti 2000an kali.
Selain di twitter, video itu viral di tiktok dan instagram. Salah satu akun instagram yang ikut memposting video itu adalah Kepoball.
"Semoga kita semua bisa menjadi lebih dewasa dalam menjadi suporter," caption akun instagram @kepoball.
Menanggapi postingan @kepoball tersebut, banyak netizen merasa kesal dengan perilaku norak segerombalan suporter Indonesia itu. Mereka menilai aksi itu sangat norak dan memalukan.
"Norak, bukannya didukung malah bikin malu aja kelakuannya," komentar @lutfi.bgenk.
"Blok malu2in, gini mau jadi tuan rumah piala dunia," tulis @rizzal.fahmi99.
Sementara netizen lain menilai sekumpulan suporter itu adalah sekumpulan orang-orang dengan SDM rendah yang tidak belajar dari tragedi Kanjuruhan Malang.
"Dah dikasih contoh 100 org mati masih gabisa berubah," kata @xxiuzing.l.
"SDM rendahan, aku lebih setuju tanpa penonton drpd begini," komentar @kikisugiarto.
"Apaan sih yg ada di otak mereka? Laba-laba?" tulis @rizkyks. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Heboh! Oknum Suporter Indonesia Rusak Bus Pengangkut Timnas Thailand, Kini Wajah Sepak Bola Indonesia Tercoreng
-
Bikin Malu! Bus Pemain Thailand Dirusak Oknum Suporter Indonesia, Warganet: Ngomong Usut Tragedi MalangTapi Attitude Mu Ripuh
-
Profil Sarach Yooyen, Penyelamat Timnas Thailand dari Kekalahan Lawan Indonesia
-
Timnas Indonesia Gagal Bungkam Thailand, Jokowi: Pemain Kita Sudah Mati-matian
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Harga Batu Bara Anjlok 22 Persen, PTBA Malah Tancap Gas, Ini Rahasia di Baliknya
-
Promo Alfagift 60 Persen: Daftar Produk Murah Alfamart yang Bisa Pangkas Pengeluaran Bulanan
-
BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya
-
7 Serum Vitamin C Terbaik 2026 untuk Bekas Jerawat Membandel, Wajah Auto Cerah
-
7 Makeup Kit di Bawah Rp200 Ribu untuk Pemula, Tampil Cantik Tanpa Boros
-
Di Balik Kebakaran Muba, Kok Bisa Ada Sumur Minyak Ilegal di Area Perkebunan Hindoli?
-
Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI
-
Kenapa Sumur Minyak Ilegal di Muba Terus Terbakar? Ini Penyebab, Dampak, dan Solusi yang Disiapkan
-
Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun
-
Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan