Suara Denpasar - Turnamen M4 World Championship yang bakal diselenggarakan di Tennis indoor Senayan Jakarta, bakal dimulai sebentar lagi.
Dilansir dari M4 World Championship, ada 16 tim MLBB terbaik di Dunia yang mengikuti ajang Mobile Legends terbesar didunia tersebut, dan masing-masing dari mereka bisa memperebutkan titel sebagai tim terbaik di dunia.
Banyak dari potensi-potensi tim dari regional lain ingin membuktikan dirinya, bahwa mereka tidak kalah bersaing dengan regional Asia Tenggara.
Karena tidak dapat dipungkiri bahwa, regional Asia Tenggara khususnya Indonesia dan Filipina merupakan kiblat dari META MLBB dunia saat ini.
Hal tersebut bisa dibuktikan dengan gelar juara M Series yang hanya didapatkan dari dua negara pecinta Mobile Legends tersebut.
EVOS Legends, Bren Esports, dan Blacklist Internasional merupakan tim-tim yang berasal dari regional Asia Tenggara khususnya Indonesia dan Filipina yang pernah menguasai scene Mobile Legends Dunia.
Karena itulah, Tim Suara Denpasar memberikan informasi mengenai 5 Tim yang memiliki potensi untuk menjuarai M4 World Championship.
1. ONIC Esports
Tim yang baru saja meluncurkan jersey terbaru ini, menjadi favorit untuk bisa meraih trofi M4 World Championship.
Pasalnya performa yang Kairi dan kawan-kawan tunjukkan sepanjang MPL Season 10 terbilang sangat luar biasa.
Selain itu, sebelum memasuki ajang M4 World Championship ini mereka juga telah menjuarai turnament pra musim yakni MPLI 2022.
Tentunya potensi ONIC Esports untuk menjuarai M4 ini sangat besar karena, performa dan konsistensi yang mereka tunjukkan sebelumnya.
2. Blacklist Internasional
Sama seperti ONIC Esports, Blacklist International juga menjadi salah satu tim favorit juara berkat dominasi mereka pada turnamen MPL Season 10.
OhMyV33nus dan kawan-kawan berhasil keluar sebagai juara MPL PH Season 10, usai kalahkan Echo.
Selain itu, banyak tim yang menengok Blacklist Internasional selama beberapa tahun ini, karena Dominasinya dalam pro scene MLBB dunia.
Walaupun mereka gagal mengukirkan sejarah pada dua turnament sebelumnya seperti di MPLI 2022 dan IESF 2022 kemarin, tim tersebut tetap menjadi unggulan untuk mendapatkan gelar juara dunia.
Sebagai juara dunia M3 World Championship tahun lalu, Blacklist Internasional tentunya ingin mengukir sejarah sebagai tim pertama yang berhasil back to back Champions diajang Dunia tersebut.
Walaupun banyak tim yang akan menghadang jalan mereka, tapi hal tersebut tidak akan membuat Wise dan kawan-kawan mundur.
3. RRQ Hoshi
Meskipun sempat mengalami penurunan performa pada paruh kedua tahun ini, kita enggak boleh mengesampingkan RRQ Hoshi sebagai salah satu tim favorit juara untuk turnamen ini.
Enggak dapat kita pungkiri bahwa, tim ini merupakan langganan turnamen M series yang Moonton selenggarakan.
Secara berturut-turut RRQ Hoshi mengikuti turnament dunia ini sejak tahun 2019 sampai tahun 2023 ini.
Namun memang performa mereka dari tahun ke tahun ketika mengikuti M Series selalu menurun, entah karena hal apa.
Hal inilah yang mungkin akan jadi motivasi buat R7 dan kawan-kawan, untuk bisa meraih trofi turnamen internasional pertama mereka sepanjang sejarah.
4. ECHO
Tim asal Filipina tersebut merupakan Runner up dari MPL PH S10 lalu. Tim tersebut harus kalah ketika Final melawan Blacklist Internasional.
Walaupun kalah di MPL PH S10, mereka tetap merupakan salah satu kandidat kuat juara M4 World Championship.
Tentunya kehadiran dari Jungler veteran seperti KarlTzy dapat memberikan sumbangsih yang nyata bagi timnya.
Perlu diketahui bahwa KarlTzy merupakan salah satu pemain Bren Esports yang pernah menjuarai M2 World Championship.
Tentunya pengalaman dan kemampuannya akan sangat membantu timnya ECHO dapat berbicara lebih banyak bahkan menjadi juara di M4 World Championship ini.
5. TODAK
Sama seperti RRQ Hoshi, Todak juga merupakan tim yang tidak pernah absen sepanjang gelaran turnamen M series.
Tim asal Malaysia ini selalu turut andil dalam setiap turnamen M series, mulai dari M1 hingga M4 World Championship.
Performa mereka pada tahun ini cukup mengagumkan dengan menjuarai MPL MY S9 dan menjadi Runner-up MPL MY S10.
Tentunya hasil tersebut juga secara tidak langsung, menunjukkan konsistensi tim Todak sepanjang tahun ini.
Mereka tentunya juga sangat ingin meraih hasil yang lebih baik dari posisi ketiga, yang sempat mereka dapatkan kala mengikuti turnamen M1 World Championship yang lalu. (*/Aryo)
Berita Terkait
-
Jadwal dan Link Live Streaming M4 World Championship Day 1, Blacklist Internasional, Onic dan Todak Main Hari Pertama
-
Happy Asmara dan Dangdut Jadi Pilihan Untuk Theme Song M4 World Championship, Ini Penjelasan Moonton
-
Gloo Siap Bersinar di M4 World Championship, Ini Kelebihan Hero Gloo Menurut Antimage Setelah Patch Terbaru
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Willy Dozan Akui Tak Bisa Lagi Lakukan Adegan Ekstrem, Ada Pengapuran di Kaki
-
Tembus Langsung ke Parung Tanpa Lewat Sentul, Proyek Flyover Bomang Mulai Digarap 2027
-
5 Poin Penting Kasus Pencemaran Asam Nitrat PT Vopak Terminal Merak yang Bikin Geger Cilegon
-
Setelah Penantian 12 Tahun, Akhirnya Bunga Bangkai Raksasa Mekar Sempurna di Kebun Raya Bogor
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki